Rabu, 14 Juli 2021

Alur Cerita Film The Uncut Gems (2020)

Film dimulai dengan sebuah kejadian yang terjadi pada pertambangan Welo, Ethiopia pada musim gugur 2010. Salah seorang buruh tambang mengalami kecelakaan yang menyebabkan kakinya terluka parah. Saat orang-orang sedang fokus ke buruh tambang itu. Dua orang buruh tambang lain lalu mengambil kesempatan itu untuk melakukan penggalian ilegal. Setelah menggali, mereka menemukan sebuah permata unik yang memiliki nilai tukar yang sangat tinggi.

Setting cerita lalu berganti ke kota New York pada musim semi 2012. Howard Ratnar, seorang Yahudi pemilik toko perhiasan sedang terlilit utang pada rekannya yakni Arno. Saat Howard pergi ke tokonya, di sana ia bertemu dengan seorang debt collector sewaan Arno dan lalu menyita semua hal yang dimiliki Arno termasuk uang dan jam tangan mahalnya. Howard kemudian memutar otak dengan berjudi pada pertandingan NBA antara Boston Celtic vs Philadelphia Sixers . Karena Howard sedang tidak punya uang, ia lalu pergi ke Julia untuk mengambil kalung yang diberikan The Weekend padanya (the Weekend adalah seorang penyanyi Amerika, bisa dilihat di Google). Julia adalah selingkuhannya Howard dan tinggal bersama Howard di sebuah apartemen. Howard lalu menjual kalung itu dan menggunakannya untuk berjudi. Sesaat kemudian Demany, rekan kerja Howard menelepon Howard dan mengatakan bahwa ia membawa seorang pemain basket terkenal ke tokonya. Pebasket itu adalah Kevin Garnett, seorang bintang NBA yang bermain untuk Boston Celtics. Howard lalu menunda taruhannya sejenak karena ia yakin akan mendapat banyak uang dari Kevin.

Kevin Garnett hendak membeli jam tangan yang dititipkan Demany di tokonya Howard, tapi Howard menolak menjual jam tangan itu. Sebagai gantinya, Howard justru memperlihatkan hal lain pada Kevin yakni sebuah permata unik yang dibelinya dari Ethiopia. Kevin sangat tertarik pada permata itu karena ia merasa permata itu memberinya energi untuk bermain bagus dalam pertandingan, Kevin pun hendak membelinya, tapi Howard tidak menjualnya karena sudah ia daftarkan pada suatu lelang. Karena Kevin sangat menginginkannya, Kevin lalu meminjam permata itu dan sebagai jaminannya ia memberikan cincin kesayangannya pada Howard.

Karena Howard butuh uang untuk bisa ikut judi. Howard lalu menggadaikan cincin milik Kevin, kemudian mempertaruhkan 40.000 dolar pada pertandingan Boston Celtic vs Philadelphia sixers. Celtic yang dibela oleh Kevin menang dalam pertandingan itu, dan Howard pun memenangkan judinya. Keesokan harinya, Howard akan menyerahkan permata yang dibawa Kevin pada pihak lelang, tapi Kevin terlambat di titik pertemuan. Demany datang dan mengatakan bahwa Kevin sedang sibuk latihan saat ini sehingga tidak bisa datang. Howard memaksa datang ke tempat latihannya Kevin tapi dihalangi oleh sekuriti.

Malam harinya, Howard bersama dengan keluarganya menyaksikan putri sulungnya dalam pentas drama yang diadakan di sekolah putrinya. Saat berbalik, Howard terkejut melihat ada Debt Collector yang disewa Arno ikut menonton pertunjukkan itu Howard lalu lari keluar dari aula pertunjukkan itu. Tapi ia berhasil ditangkap oleh Debt Collector dan dimasukkan ke mobil di mana Arno sudah menunggunya di mobil itu. Howard menjelaskan bahwa ia akan membayar utangnya segera setelah ia mengambilnya dari tempat judi. Tapi rupanya Arno telah membatalkan perjudian Howard karena takut Howard kalah. Arno lalu mengurung Howard di bagasi mobilnya sendiri.

Setelah dibantu keluar oleh istrinya. Demany lalu menelepon Howard bahwa ia sudah memiliki permatanya. Howard dan Demany lalu bertemu di lokasi pertunjukkan the Weekend. Tapi di sana, Demany tidak membawa permatanya, Howard naik pitam dan hendak menghajar Demany tapi ia urungkan karena kalah jumlah. Tak sengaja, Howard melihat wanita selingkuhannya yaitu Julia ada di tempat itu dan sedang berduaan dengan the Weekend di suatu ruangan. Howard lalu membawa Julia keluar dari tempat itu dan memarah-marahinya. Howard pun menyesal karena sudah berhubungan dengan Julia.

Keesokan harinya, Kevin dan Demany datang ke tokonya Howard untuk mengembalikan permatanya, tapi Kevin batal mengembalikan permata itu karena Howard lupa untuk mengambil cincinnya Kevin di tempat pegadaian. Howard meyakinkan Kevin bahwa ia hanya akan membawa permata itu ke tempat lelang sehingga Kevin nanti bisa membeli permata itu langsung di tempat lelang, Kevin akhirnya mengembalikan permatanya Howard dan cincinnya Kevin nanti akan dibawakan oleh Demany. Setelah Kevin pergi, Demany sudah tidak tahan dengan sikap Howard, dia ingin mengambil kembali jam tangannya tapi beberapa jam tangan Demany sudah dijual oleh Howard untuk berjudi. Demany lalu menuang bir ke akuariumnya Howard agar ikan-ikan kesayangannya Howard mati lalu pergi dari tokonya Howard.

Howard tak punya banyak waktu, ia lalu bergegas ke tempat lelang untuk mendaftarkan permatanya ke lelang tersebut. Awalnya Howard mengira bahwa permata itu akan dihargai satu juta dolar tapi ternyata pihak lelang hanya menghargai permata itu 115 ribu dolar hingga 225 ribu dolar. Howard memutar otak karena dia membutuhkan minimal 250 ribu dolar untuk melunasi semua utangnya. Kebetulan ia bertemu dengan rekannya dan meminta tolong rekannya itu untuk ikut bertaruh dalam lelang melawan Kevin agar harga tukarnya bisa tembus 225 ribu dolar, Howard melakukan hal itu karena yakin Kevin akan membeli permata itu berapa pun harganya.

Setelah bertaruh hingga 190 ribu dolar, rupanya Kevin tidak menyanggupi lagi harga itu. Rekan Howard justru yang memenangkan lelang dan membuat utang Howard justru makin besar. Kini permata itu ada di tangannya Howard. Howard kembali ke tokonya dan merasa sangat berantakan sekarang, Julia datang untuk menenangkan Howard dan meyakinkannya bahwa masih ada jalan untuk melunaskan semua utangnya, sesaat kemudian mendapat telepon bahwa Kevin masih menginginkan permata itu dan akan membeli permata itu. Howard kembali memutar otak, ia lalu menghubungi Arno bahwa ia memiliki uangnya dan akan segera membayar utangnya hari ini juga, ia pergi ke tempat pegadaian dan mengambil kembali cincin milik Kevin dan menukarnya dengan cincin miliknya sendiri. Saat kembali ke kantor ia berpapasan dengan Kevin, lalu ia mengembalikan cincin milik Kevin pada Kevin.

Di toko Kevin merasa Howard mempermainkannya, Kevin juga merasa permata itu mulai tak memiliki dampak yang signifikan pada permainannya. Untuk meyakinkan Kevin, Howard mendaftarkan semua uang hasil penjualan permata itu untuk berjudi pada Celtic dalam pertandingannya nanti malam. Howard menyuruh Julia membawa semua uang itu ke tempat judi. Sial bagi Howard, Arno dan debt collector datang ke tokonya di saat Howard sudah menjudikan semua uangnya. Arno menyuruh anggota debt collector untuk mengejar Julia tapi Howard mengulur waktu dan justru menjebak Arno dan debt collector di dalam pintu otomatisnya.

Howard meyakinkan Arno kembali bahwa uang yang akan dihasilkan dari judi ini sangat besar karena Celtic akan memenangkan pertandingan. Dan benar saja, Celtic berhasil memenangkan pertandingan dan Howard pun memenangkan perjudian. Howard lalu membebaskan Arno dan debt collector dari pintu kaca dan akan segera membayar utangnya setelah Julia kembali dari tempat judi. Tapi debt Collector sudah terlanjur naik pitam, ia pun membunuh Howard dan merampok semua permata di toko Howard.

Alur Cerita Film Tilik (2020)

Film pendek berdurasi 32 menit setengah ini berkisah tentang rombongan ibu-ibu suatu kampung yang hendak pergi ke rumah sakit untuk menjenguk bu lurah yang sakit. Mereka pergi ke rumah sakit menaiki GoTrek, usaha jasa antar penumpang dengan menggunakan Trek. Ya namanya ibu-ibu kalau sudah ngerumpul di tempat sempit ya pasti ada saja gosip yang mereka bahas. Dan kali ini mereka membahas mengenai Dian, seorang wanita kampung mereka yang dianggap bu Tejo sebagai wanita nakal dan pengganggu rumah tangga orang.

Gosip dimulai dari Yu Sam yang bertanya ke bu Tejo tentang kabar kalau Fikri, anaknya bu lurah pacaran dengan Dian. Hal itu diperkuat dengan kesaksian yu Ning yang ditelepon Dian dan mengatakan kalau ia dan Fikri mengantar ibunya pergi ke rumah sakit. Mendengar hal itu, bu Tejo langsung memancing pembicaraan dengan mengatakan kalau Dian itu kerjaannya sering keluar masuk hotel hal itu diperkuat saat bu Tejo memperlihatkan foto facebook Dian yang saling rangkul dengan pria lain.

Bu Tejo lalu memberitahu ibu-ibu kalau Dian memiliki barang yang bermerek dan mahal padahal ia berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja. Yu Ning membela Dian dengan mengatakan semua berita di internet perlu disaring dahulu, karena terbukti warga kampung mereka pernah tertipu obat herbal yang diiklankan di internet. Tiba-tiba Yu Nah merasa mual dan ingin muntah karena mabuk darat. Melihat Yu Nah muntah, Bu Tejo lalu ingat kalau ia pernah mendapati Dian muntah-muntah saat malam hari, Bu Tejo merasa kalau Dian muntah-muntah karena hamil. Yu Sam membela dengan mengatakan tidak semua wanita muntah berarti wanita itu hamil dan menunjuk Yu Nah sebagai buktinya. Tapi Bu Tejo berpendapat kalau muntahnya orang hamil itu beda sama muntah biasa, dan ia melihat Dian muntah selayaknya sedang hamil.

Beberapa saat kemudian, Bu Tejo merasa ingin kencing. Sopir lalu berhenti di suatu masjid agar ibu-ibu bisa keluar kencing dahulu. Saat istirahat itu, Yu Ning dapat telepon lagi dari Dian, tapi suaranya putus-putus karena HPnya Yu Ning baterainya habis. Bu Tejo yang sudah kembali dari WC lalu menghampiri Yu Ning dan pak sopir, kemudian memberikan sejumlah uang untuk pak sopir. Bilangnya bu Tejo sih ikhlas, tapi niat aslinya agar pak sopir mau mendukung pak Tejo, suaminya bu tejo untuk menjadi pak lurah. Saat semuanya sudah selesai buang air kecil, truk kembali melaju

Bu Tejo lalu mengeluh kenapa mereka harus naik truk, kenapa tidak naik bus saja. Yu Ning bilang kalau bus yang biasa mereka naiki sudah disewa sama orang, dan hanay GoTrek saja yang kosong. Yu Ning berpikir yang penting kita bisa segera sampai di rumah sakit dan mengetahui kondisinya bu Lurah karena bagaimana pun bu Lurah hidup sebatangkara dan hanya hidup dengan anaknya saja. Bu Tejo lalu bilang kalau alasan bu Lurah sakit pasti karena memikirkan Fikri yang berpacaran dengan Dian, bu Tri menambah, ia pernah dapat kabar kalau Dian pernah gandengan dengan om-om di mal. Bu Tejo lalu menduga kalau Dian itu pakai susuk, makanya banyak laki-laki yang suka sama dia. Tiba-tiba truk berhenti, rupanya truknya mogok dan perlu didorong. Ibu-ibu pun turun semua dan bantu mendorong truk, tapi Bu Tejo dan Bu Tri tidak mau ikut bantu mendorong. Setelah didorong, truknya kembali berfungsi.

Yu Ning kesal karena bu Tejo tidak ikut membantu, Yu Ning lalu mengungkit masalah uang yang diberikan bu tejo ke pak sopir yang dianggap yu ning sebagai uang suap dan mengakibatkan truk mereka mogok. Bu Tejo menyangkal kalau uang itu bukan uang suap dan uang yang didapat pak tejo uang yang halal. Bu Tejo lalu menambah kalau ia sedari tadi tidak menggosipi Dian tapi memberitahu ibu-ibu lain untuk berhati-hati dengan Dian. Bu Tejo balik menyerang yu Ning kalau sedari tadi terus-terusan membela Dian, karena Dian adalah keluarganya jauhnya Yu Ning. Di detik itu juga, yu ning sudah tidak tahan lagi, ia lalu bilang kalau yu ning tidak suka dengan wanita yang suka pamer dan fitnah. Tepat di waktu itu juga truk mengkode untuk ibu-ibu merunduk karena takut ketahuan polisi. Tapi Yu Ning dan Bu Tejo tidak merunduk dan terus adu mulut. Dan benar saja, truk dicegat oleh polisi lalu ditilang.

Mengetahui gotrek yang ditilang, ibu-ibu lalu bersatu dan balik memarahi pak polisi, bahkan bu Tejo mengancam akan menelepon saudaranya yang juga polisi berpangkat lima bintang berjejer-jejer. Karena sudah kesal, ibu-ibu lalu turun dan memberikan beberapa buah-buahan pada pak polisi biar mereka bisa segera bebas.

Mereka akhirnya sampai di rumah sakit. Dian langsung mendatangi mereka. Dian menyesali karena tidak bisa segera mengabarkan ibu-ibu kalau bu lurah sedang berada di ICU dan belum bisa dijenguk. Fikri datang dan berterima kasih karena ibu-ibu sudah sempat datang untuk mau menjenguk ibunya. Karena tidak bisa melakukan hal-hal lain lagi, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang saja. Bu Tejo lalu memberi ide daripada langsung pulang, bagaimana mereka mampir dulu ke pasar Beringharjo. Ibu-ibu pada setuju dan mereka pun segera pergi ke pasar Beringharjo.   

Scene lalu diarahkan ke Dian yang memasuki mobil hitam dan bertemu dengan seorang pria tua yang ia panggil mas. Dan rupanya, pria tua itu adalah bapaknya Fikri. Dititik itu kita langsung mengetahui kalau Dian berpacaran dengan bapaknya Fikri dan berniat menikah dengannya, tapi sampai sekarang masih belum direstui oleh Fikri.  

Alur Cerita Film The Godfather Part II (1974)

Film ini mengisahkan tentang Michael Corleone, sang penerus sindikat keluarga Mafia terbesar di Amerika Serikat yakni keluarga Corleone. Ia dibebani tanggung jawab yang besar untuk mengurus dan menyingkirkan orang-orang yang mengganggu bisnisnya. Selain menceritakan Michael, film ini turut menceritakan kisah hidup Vito Corleone saat masih muda dan bagaimana dirinya bisa mendirikan sindikat mafia Corleone.

Film ini dimulai pada kejadian tahun 1901 tepatnya di sebuah kota bernama Corleone, Sisilia. Sebenarnya Nama asli Vito bukanlah Vito Corleone, melainkan Vito Antolini. Nama Corleone diambil Vito dari tempat kelahirannya. Awalnya Vito hanyalah bocah lugu dan polos, hingga suatu hari ayahnya terbunuh gara-gara menentang kepala mafia di kotanya. Kakaknya pun dibunuh karena bersumpah akan membalaskan kematian ayahnya. Ibunya Vito lantas membawa Vito ke hadapan Don Ciccio, orang yang bertanggung jawab atas kematian ayah dan kakaknya Vito untuk bisa mengampuni Vito. Tapi Don Ciccio tidak mau dan tetap akan membunuh Vito, ibunya Vito lalu mengancam dengan hendak menikam Don Ciccio, agar Vito bisa kabur, tapi Don Ciccio bisa lepas dan akhirnya ibunya Vito tewas di shotgun anggotanya Don Ciccio.

Don Ciccio mencari Vito di sepenjuru kota dan mengancam semua orang untuk menunjukkan keberadaan Vito. Beruntung ada keluarga kerabat orang tuanya yang masih mau membantu Vito dan menyusupkan Vito keluar dari Corleone. Vito lalu dikirimkan ke Amerika Serikat sebagai imigran.

Setting lalu berganti ke tahun 1917, di kota New York dimana Vito kala itu sudah berkeluarga dan sudah memiliki anak yang bernama Sonny Corleone. Kesehariannya, ia bekerja di sebuah toko kelontong, tapi ia terpaksa dipecat gara-gara seorang Don (panggilan untuk orang yang sangat dipandang) bernama Don Fanucci meminta keponakannya bekerja di toko kelontong itu menggantikan Vito. Malam harinya, tetangga apartemennya yang bernama Clemanza mengetok jendela apartemennya Vito dan menyuruh Vito menyimpan tas barangnya yang berisi banyak pistol. Sebagai ucapan terima kasih, Clemanza mengajak Vito mencuri di rumah orang kaya. Mereka mencuri karpet mahal mereka dan Vito menaruhnya di apartemennya.

Pencurian itu diketahui oleh Don Fanucci. Don Fanucci pun mendatangi Vito dan meminta Vito membayar upeti pada Don Fanucci agar ia tidak memberitahukan pencurian itu pada polisi. Vito dan dua rekannya harus membayar masing-masing 200 dolar pada Don Fanucci. Tapi Vito meyakinkan rekannya untuk hanya membayar masing-masing 50 dolar saja. Sisanya biar Vito yang mengurusnya. Vito lalu membawa 100 dolar ke hadapan Don Fanucci. Don Fanucci awalnya marah namun juga kagum dengan keberanian Vito. Ia pun tak mempermasalahkan 100 dolar itu dan berjanji akan membantu Vito bila Vito memerlukan bantuan.

Tapi Vito rupanya memiliki rencana khusus untuk Don Fanucci. Vito diam-diam mengikuti Don Fanucci dan kemudian membunuhnya di apartemennya sendiri. Setelah kematian Don Fanucci, Vito mulai mendapatkan respect dari orang-orang di sekitarnya. Vito juga mulai membuka usahanya sendiri yakni usaha minyak zaitun bernama  Genco Pura Olive Oil Company. Suatu hari ada wanita tua mendatangi rumahnya dan meminta bantuan Vito agar wanita itu tetap bisa tinggal di apartemennya. Vito pun menghubungi pemilik apartemen itu dan meminta pemilik apartemen itu memperbolehkan wanita tadi tetap tinggal di apartemennya. Tapi pemilik apartemen tetap kekeh dan tidak mau menuruti permintaan Vito. Tapi beberapa hari kemudian, si pemilik apartemen datang ke kantornya Vito dan meminta maaf karena telah lancang tidak menuruti permintaannya Vito. Rupanya si pemilik apartemen itu tidak tahu kalau Vito lah orang yang membunuh Don Fanucci. Si pemilik apartemen itu pun berjanji akan memperbolehkan si wanita tua tetap tinggal di apartemennya.

Usaha minyak zaitun Vito makin besar. Suatu hari, Vito dan keluarganya pulang ke kampung halamannya Vito yaitu Corleone, Sisilia untuk menemui orang yang dahulu menyelamatkan Vito dari Don Ciccio. Vito lalu mendatangi rumahnya Don Ciccio untuk membawakannya oleh-oleh minyak zaitun. Tapi itu hanya alibi, Vito membunuh Don Ciccio dan lalu melarikan diri. Vito sudah menunaikan balas dendamnya. Vito dan keluarganya pun kembali pulang ke New York, Amerika Serikat.

Film beralih ke tahun 1958, tepatnya di danau Tahoe, Nevada dimana pada saat itu Anthony Vito Corleone cucu dari Vito Corleone dan anak dari Michael Corleone sedang dibaptis. Pada saat yang bersamaan, Senator Pat Geary, yakni senator Nevada, Amerika Serikat mendatangi Michael dan membicarakan tentang izin usaha kasino milik Michael yang ada di Nevada. Senator Geary meminta Michael membayar 250.000 dolar ditambah lima persen profit kotor dari usahanya setiap bulan untuk izin usaha itu yang padahal bisa Michael dapatkan dengan hanya membayar 20.000 dolar saja. Tentu saja Michael menolak penawaran itu dan mengusir Senator Geary dari kantornya.

Tak berselang lama, saudari Michael yakni Connie Corleone datang untuk meminta Michael merestui pernikahannya dengan seorang pria bernama Merle Johnson. Michael tidak menyetujui hal itu karena Michael merasa Merle hanya memanfaatkan Connie saja, Michael mau Connie lebih fokus merawat anak-anaknya dan tinggal bersama Michael. Tapi Connie tetap ngotot dan tetap mau menikah dengan Merle. Setelah semua tamu pulang, Frankie Pentangeli, orang yang bertanggung jawab pada keluarga Corleone di New York melaporkan pelecehan yang ia terima dari Hyman Roth, seorang Yahudi kaya yang memiliki bisnis dengan Michael. Tapi Michael memilih tidak mengambil tindakan karena takut merusak hubungan bisnisnya dengan Roth.

Saat Michael dan Kay yakni istrinya hendak tidur. Tiba-tiba kamar mereka digempur peluru yang nyaris membunuh mereka berdua. Seluruh anggotanya Michael bergerak untuk mencari pelaku penembakan tersebut, dan akhirnya mereka menemukan pelakunya yang sudah tewas. Michael menduga, pelaku penembakan itu dibunuh oleh seseorang yang dekat dengan Michael dan itu artinya dialah orang yang bertanggung jawab pada penembakan terhadap Michael. Michael menduga Frankie lah yang bertanggung jawab atas penembakan itu. Tepat malam itu, Michael langsung berangkat ke Florida untuk berbicara dengan Roth dan menyelesaikan ketegangan antara Roth dan Frankie. Michael memberitahu Roth bahwa Frankie lah orang yang nyaris membunuhnya.

Setelah itu, Michael datang ke rumahnya yang dahulu, yang ada di New York yang kini dihuni Frankie sebagai orang yang bertanggung jawab pada keluarga Corleone di New York. Michael mengatakan bahwa Roth lah yang bertanggung jawab atas penembakan yang nyaris membunuhnya dan istrinya yang padahal itu hanyalah tipuan untuk Frankie. Michael ingin Frankie melakukan suatu transaksi dengan Roth melalui anak buah Roth yakni Rosato agar Roth mengira hubungan Roth dengan keluarga Corleone masih baik-baik saja.

Frankie pun bertemu dengan Rosato di suatu bar. Tapi ternyata itu jebakan buat Frankie, Frankie nyaris terbunuh. Beruntung seorang polisi masuk ke bar itu dan menggagalkan pembunuhan Frankie. Rosato pun melarikan diri. Di tempat lain, Tom Hagen, penasehat keluarga Corleone dan Fredo Corleone, kakaknya Michael, mendatangi suatu klub malam di mana di sana terjadi pembunuhan terhadap pelacur yang di kencani Senator Geary. Senator Geary lalu dituduh membunuh pelacur itu yang berakibat posisinya sebagai senator pun terancam. Senator Geary lalu meminta tolong pada Tom untuk menyelesaikan masalahnya dan juga meminta maaf pada Tom atas kesalahannya mencoba melawan Michael dan berjanji akan membantu Michael.

Michael lalu pergi ke Kuba, dimana di sana ia mengikuti pertemuan dengan para pengusaha yang berinvestasi pada Kuba. Roth termasuk orang yang juga berinvestasi pada Kuba. Dalam perjalanannya, ia menemukan fakta bahwa Kuba saat ini sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Banyak pemberontak yang mau menggulingkan pemerintah Kuba yang berkuasa sekarang, membuat Michael menjadi berpikir dua kali untuk berinvestasi pada Kuba. Roth pun meyakinkan Michael untuk tetap mempertahankan niatannya untuk berinvestasi pada Kuba. Michael pun tunduk dan tetap berinvestasi pada Kuba. Kini berbalik Roth yang kurang menaruh kepercayaan pada Michael. Roth ingin Michael menyerahkan dua juta dolar padanya sebagai jaminan kerja sama antara mereka tetap berlanjut. Michael lalu menyuruh Fredo, kakaknya untuk membawa dua juta dolar ke Kuba.

Michael lalu memberitahu Fredo bahwa dirinya akan dibunuh oleh Roth pada malam tahun baru. Itu karena Roth hendak terus-terusan berkuasa dan tidak mau mendapatkan intervensi dari siapapun, termasuk dari Michael. Tapi Michael sudah membuat rencana pelarian diri dan dia sudah memutuskan untuk membunuh Roth pada malam tahun baru juga. Michael lalu menyuruh Fredo untuk bertindak biasa saja, dan menjamu Senator Geary yang akan berkunjung ke Kuba sebagai tamu istimewa amerika serikat untuk Kuba. Michael menanyakan apakah Fredo mengenal Johnny Ola, tangan kanannya Roth, dan Fredo mengatakan tidak mengenalnya. Rahasia Fredo terbongkar saat dia tidak sengaja keceplosan mengatakan bahwa ia mengetahui klub malam tempat Fredo menjamu senator Geary dari Johnny Ola. Michael lalu menyadari bahwa selama ini yang mengkhianatinya bukanlah Frankie, melainkan Fredo dan yang bertanggung jawab pada penembakan di rumahnya adalah Roth. Michael sangat kecewa pada Fredo, Fredo lalu kabur dan melarikan diri dari Michael. Michael sendiri lalu terbang kembali ke Miami.

Sementara di tempat lain, pembunuhan terhadap Roth gagal karena duluan diketahui oleh kepolisian, anggotanya Michael pun terbunuh. Berita buruk terus menghampiri Michael, kini Michael harus mengetahui bahwa Kay yakni istrinya, keguguran. Berselang beberapa hari, Michael didakwa atas rencana pembunuhan terhadap Roth. Michael lalu menghadap senator Amerika Serikat dan mengukuhkan argumennya bahwa dia tidak tahu menahu tentang rencana pembunuhan Roth. Frankie dipanggil sebagai saksi sekaligus untuk membongkar semua kejahatan Michael selama ini, sesuai dengan yang disumpahkan Frankie pada sidang sebelumnya. Tapi Frankie tiba-tiba melanggar sumpahnya sendiri karena Michael membawa kakaknya Frankie bersamanya dan Frankie takut Michael akan mengusik kakaknya. Karena hal itu, Sidang pun ditunda untuk sementara waktu.

Saat pulang ke Nevada, Fredo datang ke rumahnya Michael dan mengakui pengkhianatannya. Fredo mengkhianati Michael karena iri pada Michael, sebab ayahnya lebih memilih Michael sebagai penerusnya daripada Fredo padahal Fredo lebih tua dari Michael. Michael lalu memutuskan hubungan persaudaraannya dengan Fredo dan tak mau bertemu lagi dengan Fredo. Saat Michael sedang sibuk mempersiapkan dirinya untuk menghadapi sidang, Kay tiba-tiba ingin membawa dirinya dan anak-anaknya pergi dari Michael. Kay sudah muak dengan bisnis mafia yang dijalankan Michael dan tidak mau nanti anak mereka menjadi penerus bisnis kotor itu. Michael tentu tidak suka dengan perkataan Kay dan lalu menampar Kay dan mengusirnya dari rumah.

Beberapa bulan kemudian, ibunya Michael meninggal. Connie yang sebelumnya memutuskan menikah dengan orang yang dilarang Michael kembali ke rumahnya Michael dan meminta maaf karena tidak mau mendengar perkataan Michael. Connie lalu berjanji akan terus berada di sisinya Michael dan menjaga anak-anaknya. Fredo juga hadir pada pemakaman ibunya, Fredo ingin bertemu dengan Michael tapi dihalang oleh anggotanya Michael. Setelah dibujuk Connie, akhirnya Michael luluh dan mau bertemu dengan Fredo. Hubungan Michael dan Fredo pun mulai membaik. Fredo banyak menghabiskan waktunya berkunjung ke rumahnya Michael untuk mengajak anaknya Michael yakni Anthony untuk memancing. Suatu hari, Fredo ingin mengajak Anthony memancing tapi dilarang oleh Michael. Jadilah hanya Fredo dan anggotanya Michael saja yang memancing. Tapi rupanya itu semua adalah rencananya Michael, anggotanya Michael lalu membunuh Fredo di atas perahu tepat di tengah-tengah danau.

Tom menyusun rencana agar Michael bisa terbebas dari dakwaannya. Tom bertemu dengan Frankie di barak kepolisian, tempatnya tinggal sementara waktu. Tom meminta Frankie berkorban untuk keluarga Corleone, dengan begitu keluarganya akan diampuni oleh Michael. Frankie menyetujui hal itu, dan kemudian menggorok pergelangan tangannya sendiri dan mati kehabisan darah. Diam-diam, Michael memiliki rencana sendiri untuk Roth. Di bandara, anggotanya Michael membunuh Roth yang hendak pulang ke Israel dan menghabiskan waktunya di sana. Anggotanya Michael itu lalu dibunuh di tempat oleh polisi sehingga polisi tidak dapat mengetahui bahwa Michael lah yang menyuruh anggotanya membunuh Roth. Kematian Roth juga menutup dakwaan Roth terhadap Michael.

Jadilah kini, Michael kembali berbisnis tanpa perlu mengkhawatirkan musuh-musuhnya lagi.  

Alur Cerita The Wrong Missy (2020)

Film diawali dengan kencan buta yang dilakukan oleh Tim Morris, seorang pekerja kantoran di sebuah perusahaan ternama. Ia berkencan dengan seorang wanita bernama Missy. Missy adalah wanita aneh dan suka bertindak sesukanya, sifat itu sangat berbanding terbalik dengan Tim. Tim pun mencoba melarikan diri dari kencan buta itu, tapi ia terjatuh dan kakinya terluka. Malam itu menjadi malam yang mengerikan bagi Tim.

Tiga bulan kemudian, tim didaftarkan menjadi kandidat presiden pemasaran di perusahaan tempatnya bekerja. Dan seleksinya akan dilakukan di Hawaai. Tim lalu pergi ke Newark, New Jersey untuk mempersiapkan dirinya menghadapi seleksi itu. Di bandara ia bertabrakan dengan seorang wanita cantik yang tak dikenalnya. Wanita itu tak sengaja mengambil tas milik tim yang berisi tiket pesawatnya, akibat hal itu mereka ketinggalan pesawat. Sebagai gantinya Tim mengajak wanita itu yang bernama Melissa ke bar.

Setelah berbincang cukup lama, Tim dan Melissa memiliki banyak kesamaan. Tim pun merasa Melissa lah jodohnya. Setelah berpisah, mereka sempat bertukar nomor agar mereka tetap bisa berkomunikasi, Tim memberanikan diri untuk mengajak Melissa ke Hawaai, dan Melissa menyetujuinya. Saat di pesawat, tanpa disadari, Missy datang menghampiri Tim. Rupanya Tim salah mengirim pesan, pesan ajakan ke Hawaai tidak terkirim ke Melissa tapi ke Missy. Akhirnya Tim dan Missy pun pergi ke Hawaai.

Di hawaai, mereka bertemu dengan mantan tunangan Tim yakni Julia, dan dengan entengnya Missy mengatakan kalau dirinya adalah pacarnya Tim. Tim merasa semakin berantakan, Tim meninggalkan Missy di hotel dan pergi ke acara yang diselenggarakan Jack Winstone, bosnya. Tanpa diduga, Missy datang ke acara itu dan membuat acara itu berantakan. Tim yang berusaha membuat kesan yang baik pada bosnya malah membuat dirinya makin buruk.

Keesokan harinya, Jack mengajak semua karyawan ke tengah laut untuk melihat hiu. Saat Jack dan Tim masuk ke dalam kandang pengaman, Missy kembali mengacau dengan muntah ke dalam kandang tersebut. Hiu pun datang dan berusaha menyerang Tim dan Jack. Beruntung Tim dan Jack berhasil lolos dari maut dan hiu itu melarikan diri.

Hari berikutnya, di saat Tim mempersiapkan diri untuk kontes seni dari grupnya besok malam, Tim mendapat kabar dari sahabatnya yakni Nate bahwa Missy sedang bersama dengan istrinya Jack. Tim segera pergi untuk menjemput Missy, tapi ia terlambat. Missy menghasut istrinya Jack yakni Barbara untuk bercerai dengan Jack karena Jack tidak pernah hadir di saat Barbara membutuhkannya. Tim makin kesal pada Missy dan menyuruh Missy untuk memperbaiki masalah yang dia buat.

Missy melakukannya dan ia menghipnotis Jack untuk bersikap baik pada istrinya dan juga menjadi sangat menyukai Tim. Malam kontes tiba, dan Tim menunjukkan tarian bayangan, Jack sangat menyukai pertunjukan Tim karena dirinya sudah dihipnotis oleh Missy sebelumnya. Akhirnya Jack memilih Tim sebagai presiden pemasaran baru di perusahaannya.

Tim mulai menyukai Missy dan ia berencana merayakan promosinya itu dengan melakukan pesta sex dengan Missy. Namun tiba-tiba, Julia datang ke kamarnya Tim dan mengakui bahwa Julia masih memiliki perasaan pada Tim. Julia pun ikut dalam pesta sex mereka, tapi Tim tidak terlalu memedulikan Julia karena ia fokus pada Missy.

Ketika hubungan Tim dan Missy mulai membaik, Missy memergoki chat antara Tim dan Melissa, dimana Tim mengatakan Missy adalah orang gila. Missy pun marah dan pergi dari Hawaai. Ketika Tim hendak mengejarnya, ia justru bertemu dengan Melissa. Melissa rupanya mengejar Tim ke Hawaai karena khawatir pada Tim. Tim dan Melissa sempat berbincang, tapi Tim sudah menentukan pilihannya dan ia memilih Missy.

Saat kembali dari hawaai, Tim mencoba mengajak Missy bicara tapi Missy tak mau. Tim pun menjebak Missy dalam kencan buta agar ia bisa bertemu kembali dengan Missy. Tim menyatakan perasaannya yang sebenarnya pada Missy dan mereka pun resmi berpacaran.

Alur Ceirta The Vast of Night (2019)

Jadi film ini adalah sebuah episode dari acara televisi lawas ditahun 1950an berjudul “The Vast of Night”. Mengisahkan tentang dua remaja bernama Fay dan Everett yang berusaha mengetahui keberadaan alien di tempat tinggal mereka. Fay adalah gadis SMA kutu buku yang terobsesi untuk menjadi penyiar radio, ia pun lalu meminta bantuan Everett mengajarinya menjadi penyiar radio karena kebetulan Everett sekarang menjadi penyiar radio lokal di daerahnya. Film diawali pada kejadian suatu malam di mana Everett di panggil ke gadung olahraga di daerahnya untuk memperbaiki gangguan listrik di gedung tersebut. Di sana ia bertemu dengan Fay yang meminta Everett mengajarinya menggunakan alat perekam yang baru Fay beli.

Setelah selesai dengan urusannya di GOR, Everett lalu mengajak Fay berjalan-jalan di sekitar parkiran untuk mengetes alat perekamnya Fay dengan cara mewawancarai para pengunjung yang datang ke GOR untuk melihat pertandingan tim basket lokal. Setelah tak ada lagi ada orang yang bisa di wawancarai, Everett lalu menyuruh Fay untuk menceritakan suatu hal yang menarik dari SIANS. Fay lalu menceritakan hal menarik yang ia baca dari majalah tentang teknologi-teknologi yang akan ada di masa depan, mulai dari mobil yang berjalan sendiri hingga telepon yang tertanam di dalam tubuh manusia sejak mereka lahir.

Malam makin larut dan Fay harus kembali ke Switchboard untuk bekerja menggantikan ibunya. Bagi yang belum tahu, Switchboard operator bertugas untuk menyampaikan sambungan telepon yang masuk kepada orang yang dituju. Awalnya semua terasa normal, hingga tiba-tiba Fay menerima sambungan dengan suara aneh. Fay juga mendengar suara aneh itu di siaran radionya Everett. Fay lalu menghubungi Everett, tapi Everett tidak tahu menahu tentang suara itu. Everett yang juga penasaran akhirnya menyiarkan sambungan telepon misterius itu dan meminta bantuan pendengarnya bila mereka mengetahui asal dari suara misterius itu. Tak lama, seseorang menelepon Everett, pria itu bernama Billy dan ia mengenali suara misterius itu.

Billy menceritakan bahwa dia adalah seorang mantan anggota militer. Dalam kesehariannya di militer, ia kerap mendapat tugas yang tidak ia mengerti dan ditugaskan di tempat yang tidak ia kenali. Ia ditugaskan untuk membangun sebuah base di tempat yang ia tidak kenali dan di sana ia melihat sesuatu berukuran besar yang tertutup terpal. Benda itu dijaga sangat ketat siang dan malam. Setelah Billy selesai dengan tugasnya, Billy lalu dikirim kembali ke pangkalannya menggunakan pesawat terbang, dan ketika melihat keluar jendela ia melihat para petugas yang ada di base tadi mulai menutupi landasan pesawat dengan tanah seakan-akan tempat itu tidak pernah ada. Tiba-tiba, Billy mendengar suara aneh yang membuat dirinya ketakutan, tapi itu hanya berlaku sesaat. Saat kembali ke pangkalannya, Billy mulai sakit keras dan paru-parunya bermasalah, Billy mencoba menghubungi orang yang ditugaskan bersamanya dulu dan orang itu mengatakan bahwa ia pernah bertanya ke salah satu rekannya yang bekerja sebagai operator radar bahwa suara yang mereka dengar bukan berasal dari militer tapi sesuatu yang ada jauh di atas sana.

Billy lalu mengatakan bahwa operator radar itu pernah merekam suara itu lagi dan kemudian mengirimkan salinannya ke sejumlah orang yang salah satunya berasal dari tempat Fay dan Everett tinggal. Fay mengatakan bahwa semua rekaman yang ada di daerah mereka tersimpan di perpustakaan daerah. Fay mengusulkan untuk mengambil rekaman itu untuk mendengarkan suara itu lagi, Fay pun pergi dan mengambil rekaman itu dan menyerahkannya pada Everett untuk diputar kembali. Tak lama, listrik di studio Everett tiba-tiba mati, Fay lalu bergegas kembali ke Switchboard untuk mengecek sambungan telepon yang ia tinggalkan. Everett menyusul Fay dengan membawa alat perekam miliknya, dan di sana, mereka bertemu dengan sepasang suami-istri yang sedang mengejar sesuatu yang terbang di langit. Tiba-tiba Fay menerima telepon dari seorang wanita misterius yang mengatakan bahwa ia bisa menceritakan tentang bunyi misterius itu lebih banyak daripada Billy.

Everett dan Fay pun bergegas ke rumah wanita itu. Wanita itu bernama Mabel Blacnhe. Everett dan Fay menemui Mabel di ruang keluarga dimana saat itu Mabel sedang membaca suatu hal aneh seperti mantra. Evertt pun merekam apa yang Mabel bacakan itu. Setelah itu, Mabel menceritakan tentang kisah hidupnya dimana ia memiliki seorang anak bernama Hollis. Saat berusia 10 bulan, Hollis mengucapkan sesuatu hal yang aneh yang tidak biasanya diucapkan oleh bayi. Mabel menanyakan hal itu pada dokter tapi dokter tidak mempercayainya. Saat Hollis berusia 4 tahun, terdengar suara yang amat keras dari luar rumah Mabel, Hollis melihat keluar melalui jendela dan tidak merespon ketika Mabel memanggilnya. Mabel lalu membaca ucapan Hollis saat Hollis masih berushai 10 bulan dan tiba-tiba kepala Hollis mendongak ke atas dan matanya tertutup. Sesaat setelah Mabel berhenti membaca ucapan itu, Hollis kembali normal. Saat berusia sembilan tahun, suatu malam Hollis keluar rumah dan dia tiba-tiba menghilang. Mabel mengikuti jejak kakinya Hollis tapi ia tidak menemukan Hollis, Mabel percaya bahwa Hollis diculik oleh alien. Mabel melaporkan hal ini pada polisi, tapi polisi justru mencurigai Mabel membunuh Hollis karena stress membesarkan Hollis seorang diri.

Everett dan Fay lalu pergi dari rumahnya Mabel dan kembali ke Switchboard, terlebih dahulu Fay pergi ke rumahnya Ethel untuk menjemput adik perempuannya lalu ke rumahnya Gretchen untuk meminjam kamera siapa tahu dia bisa memotret hal-hal yang tidak ia duga. Saat kembali ke switchboard, ia menerima telpon dari sepupunya bahwa ia melihat sesuatu di angkasa yang berbentuk bulat dan bersembunyi di balik awan. Fay dan Everett lalu pergi bersama pasangan suami istri yang ia temui sebelumnya untuk mengejar benda melayang itu yang katanya ada di luar kota.

Saat menuju ke luar kota, Everett memutar mantra yang Mabel baca sebelumnya, tiba-tiba sepasang suami itu lalu mendongakkan kepalanya ke atas. Mereka nyaris mengalami kecelakaan saat itu. Fay lalu keluar dari mobil karena takut membahayakan adiknya lagi, Fay lalu berlari ke dalam hutan dikejar oleh Everett. Di dalam hutan, Everett dan Fay melihat bekas terbakar di batang pohon, dan setelah menyusurinya mereka akhirnya menemukan kapsul alien yang sedang bersembunyi di balik gelapnya malam. Tak lama, kapsul induk yang jauh lebih besar melintas di atas kepala mereka dan lalu menculik Everett, Fay dan adiknya.

Alur Cerita Film The Usual Suspects (1995)

Film ini berkisah tentang 5 orang penjahat di mana 4 di antara mereka tewas setelah berurusan dengan seorang pria misterius bernama Keyser Soze. Penjahat yang selamat itu bernama Roger Verbal Kint, pria cacat yang sangat pintar. Karena film ini menggunakan penggambaran cerita mengulang masa lalu. Jadi kita akan membagi scene-scene pada postingan ini menjadi now dan past. Now untuk saat Verbal diinterogasi oleh kepolisian dan Past untuk menggambarkan apa yang diceritakan oleh Verbal kepada kepolisian.

OKE KITA MULAI

NOW

Filmnya dimulai dengan kematian seorang pria yang ke depannya akan kita kenal sebagai Keaton yang tertembak di suatu kapal yang sedang singgah di suatu dermaga. Dan kemudian kapal itu terbakar

PAST

Setting lalu berganti ke Verbal, di mana ia ditangkap polisi karena tuduhan pencurian truk berisi senjata. Dalam interogasinya itu Verbal kemudian memberitahu nama-nama orang yang mungkin juga terlibat dalam pencurian itu, mereka adalah Fred Fenster, Michael McManus, Dean Keaton, dan Todd Hockney. McManus ditangkap di rumahnya saat sedang tidur, Hockney ditangkap di garasi saat sedang memperbaiki mobil, Fenster ditangkap saat sedang berjalan-jalan di kota, dan Keaton ditangkap di restoran saat sedang bertemu dengan investor.

Mereka semua lalu diminta untuk mengucap kalimat yang diucapkan pencuri saat sedang mencuri truk yang kebetulan suara itu sempat direkam. Tapi tidak ada satu pun di antara mereka yang memiliki suara yang cocok dengan suara yang sudah direkam. Setelah diinterogasi selama 24 jam mereka lalu ditahan sementara di kantor kepolisian. Di sana, McManus memiliki ide untuk mengungkap serta membuat martabat para polisi hancur, McManus menceritakan hal itu pada lainnya tapi Keaton tidak mau mendengar karena sudah cukup dengan kejahatan. Sekedar info, Keaton adalah polisi yang diberhentikan paksa karena tindakan kriminal yang pernah ia lakukan yakni membunuh 2 orang sipil. McManus menjelaskan bahwa ia berencana membongkar usaha taksi polisi. Yakni para polisi disewa secara ilegal untuk mengantar orang-orang khusus, biasanya orang-orang khususnya ini membawa barang yang dilarang seperti narkoba dan penyelundupan berlian.

NOW

Rupanya di kapal itu bukan hanya Keaton yang tewas tapi puluhan orang ikut serta tewas bersamanya. Dan kebanyakan tewas terbakar. Seorang agen FBI yang bernama Jack Baer ditugaskan untuk mengurus kasus ini, Jack pergi ke rumah sakit di mana di sana salah satu korban selamat dari kebakaran di kapal sedang dirawat. Orang itu bernama Arkosh Kovash asal Hongaria, saat Jack bertanya pada Kovash, Kovash terus-terusan menyebut “Keyser Soze”, karena tidak mengerti apa yang dimaksud Kovash, akhirnya Jack memanggil rekannya yang bekerja sebagai penerjemah.

Di tempat lain, Dave Kuyan dari bea cukai juga diperintahkan untuk mengurus kasus ini. Ia mendatangi kantor polisi Los Angeles di mana Verbal untuk sementara ditahan karena tuduhan pencurian senjata. Tapi berkat pengacaranya Verbal, Verbal kini mendapatkan kekebalan hukum bahkan dari walikota, kepala kepolisian, dan gubernur sekalipun. Tapi Kuyan ingin tetap bertemu dengan Verbal, akhirnya Verbal di bawa ke kantornya Jeffrey, salah satu polisi di kepolisian Los Angeles untuk dipertemukan dengan Kuyan. Kenapa tidak di ruang interogasi? Karena Verbal tidak mau berada di ruangan itu.

Kuyan memaksa Verbal menceritakan semua yang ia tahu tentang kebakaran di kapal itu. Bila Verbal tetap tutup mulut, Kuyan mengancam akan membuat Verbal berurusan dengan Ruby Deemer seorang pengedar narkoba yang memiliki banyak koneksi di penjara Attica yang itu artinya kematian buat Verbal. Dengan terpaksa, Verbal akhirnya menceritakan semuanya. Ia mulai dari kejadian penangkapan dirinya dan 4 orang kawannya di kepolisan New York.

PAST

Setelah di interogasi 24 jam dan sempat bermalam di kantor polisi akhirnya, Verbal dan lainnya dibebaskan karena tidak adanya bukti yang kuat. Keaton langsung dijemput oleh istrinya yang bernama Edie Finneran, sementara yang lain pergi sendiri-sendiri. Keesokan harinya, Verbal mendatangi rumahnya Keaton untuk mengajak Keaton bergabung dalam rencananya McManus. McManus berencana menjalankan rencananya dengan akibat mereka harus membunuh para polisi, Verbal punya ide agar mereka tidak perlu membunuh tapi McManus dan lainnya tidak mau mendengarkan karena Verbal adalah orang cacat. Dia butuh bantuannya Keaton agar yang lain mau mendengarkan. Keaton awalnya menolak tapi setelah Verbal memberi tahu kalau rencana mereka juga akan membuat mereka mendapatkan 3 juta dolar. Keaton pun ikut.

Rencana mereka dimulai. Target mereka adalah mobil polisi yang membawa seorang pria yang menyelundupkan berlian. Di suatu persimpangan jalan, mereka mengepung mobil polisi itu dengan mobil van di setiap sisi mobil. Keaton lalu bergerak keluar dan menodongkan senjata ke arahnya para polisi untuk mau memberikan berlian itu pada Keaton. Setelah dipaksa, akhirnya para polisi itu memberikan berlian yang mereka bawa beserta uang kas 3 juta dolar. Sebagai sentuhan akhir, McManus membakar mobil polisi itu. Setelah pergi, Keaton lalu menelepon secara anonim, dan memberitahu pers tentang kejahatan taksi polisi. Pers pun datang duluan ke tkp daripada para polisi sehingga kemudian kejahatan taksi polisi ini terbongkar dan sekitar 50 orang polisi diringkus. Mereka semua lalu pergi ke California untuk menjual berlian yang mereka dapatkan.  

NOW

Kembali ke masa sekarang, menurut Verbal, Keaton terpaksa kembali melakukan kejahatan karena istrinya terancam. Tapi Kuyan tidak percaya, Kuyan yakin kalau Keaton hanya memanfaatkan istrinya saja. Kuyan menceritakan bahwa Keaton pernah dikabarkan tewas 2 tahun yang lalu akibat kebakaran saat melakukan investigasi. Tapi itu hanya kedoknya saja, dua orang saksi melihat Keaton keluar dengan selamat. Dan hanya butuh waktu tiga bulan hingga dua saksi itu ikut tewas, satunya bunuh diri di mobil, satunya lagi terjatuh dari elevator.

Di rumah sakit, rekannya Jack telah tiba. Mereka meminta Kovash menceritakan tentang Keyser Soze dan memberitahu bagaimana perawakannya. Kembali ke kantor polisi, Kuyan yakin Keaton tidak mati dan Verbal hanya menutupi informasi itu agar Keaton bisa berkeliaran bebas di luar sana. Tapi Verbal tetap bersikeras kalau ia melihat Keaton tewas tertembak. Akhirnya Keaton menyinggung seorang pengacara bernama Kobayashi.

PAST

McManus dan lainnya menunggu orang yang akan membeli berlian itu di tepi pantai. Orang yang mereka tunggu bernama Redfoot. Redfoot datang dan membeli berlian itu. Redfoot juga menawarkan pekerjaan untuk McManus yakni mencuri sejumlah uang dari pria bernama Saul yang kini sedang berada di suatu hotel di pusat kota. Keaton awalnya menolak, tapi setelah melihat kondisi mereka kembali. Akhirnya ia setuju.

Mereka menunggu hingga Saul dan pengawalnya berada di ruang parkir hotel dan di sana, mereka menyergap Saul. Keaton bertugas mengambil koper isi uang itu, tapi mereka mendapatkan perlawanan sehingga Hockney dan Fenster balik dicekik. McManus menembak dua pengawal yang mencekik Hockney dan Fenster. Dan Verbal menembak mati orang yang membawa koper. Mereka lalu segera melarikan diri dengan menaiki van. Saat mereka membuka isi koper itu, rupanya isinya bukan uang melainkan narkoba. McManus kesal karena ia merasa ditipu. Mereka kemudian melaporkan hal itu pada Redfoot dan hendak menghajar Redfoot. Tapi Redfoot juga tidak tahu kalau isinya narkoba, sebab ia mendapatkan tawaran pekerjaan itu dari seorang pengacara bernama Kobayashi. Keaton yang penasaran lalu ingin bertemu dengan Kobayashi.

NOW

Kembali ke kantor polisi, Jack datang ke kantor kepolisian Los Angeles dan ingin bertemu dengan Kuyan. Jack menyuruh Kuyan menyebut nama Keyser Soze ke Verbal, dan saat Kuyan melakukannya Verbal lalu kesal dan merasa ketakutan.

PAST

Keaton dan lainnya menunggu Kobayashi di suatu ruangan, Kobayashi lalu datang dan kembali menawarkan pekerjaan pada Keaton dan lainnya. Saat Keaton bertanya darimana pekerjaan itu berasal, Kobayashi menjawab dari Keyser Soze. Seketika suasana ruang itu menjadi tegang. Verbal tidak tahu menahu tentang Keyser Soze dan Kobayashi menyuruh Verbal menanyakan saja ke teman-temannya. Kobayashi menyuruh mereka melaksanakan tugas yang diberikan Keyser Soze ini karena mereka semua berutang pada Keyser Soze. Keaton pernah mencuri truk berisi baja mentah pada tahun 1981 yang dimiliki Keyser Soze. McManus dan Fenster membajak penerbangan kargo dengan dua baling dari bandara Newark yang mengangkut kabel emas dan platinum. Hockney mencuri truk yang berisi suku cadang senjata di Queens, rupanya Hockney lah orang yang mencuri senjata pada kasus di awal film. Dan Verbal melumpuhkan kurirnya Keyser Soze dan membuat Keyser Soze kehilangan uang 62.000 dolar.

Dengan utang itu, Keyser Soze ingin mereka membantu usaha narkobanya. Saat ini, Keyser Soze memiliki seorang kompetitor dari Argentina. Tugas Keaton dan yang lainnya adalah menggagalkan transaksi narkoba itu dan membakar habis kokain yang dibawa pihak Argentina.

NOW

Verbal menceritakan siapa Keyser Soze sebenarnya. Keyser Soze dianggap sebagai mitos di lingkungan kriminal karena kemisteriusannya. Keyser Soze ini dipercaya berasal dari wilayah Turki. Suatu hari, Keyser Soze mendapati keluarganya ditangkap dan diperkosa oleh pihak Hongaria yang ingin mendapatkan lahannya kembali dari Keyser Soze. Secara mengejutkan, Keyser Soze justru membunuh seluru keluarganya dan kemudian membunuh semua pihak Hongaria kecuali satu orang. Satu orang itu dibiarkannya lolos, tapi tidak untuk selamanya. Keyser Soze lalu meneror orang Hongaria itu dengan membunuh keluarganya satu persatu hingga akhirnya membunuh si orang Hongaria bersama rumah dan tempat usahanya.  

Kuyan tidak percaya dengan cerita mitos itu, tapi Verbal menekankan satu kalimat. “Aku percaya pada Tuhan, tapi aku takut pada Keyser Soze”. Verbal yakin, bahwa kepolisian tidak akan pernah bisa menangkap Keyser Soze.

PAST

Mereka berunding tentang rencana penggagalan transaksi narkoba itu. Tapi Fenster tiba-tiba menghilang, dan membawa kabur sejumlah uang. Tiba-tiba mereka mendapat telepon dari Kobayashi bahwa ia tahu lokasinya Fenster. Saat Keaton dan yang lainnya pergi ke pantai tempat Fenster berada, Fenster sudah tewas terbunuh. Dititik itu, mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa lari dari Keyser Soze.

Keaton lalu menyusun siasat untuk membunuh Kobayashi sehingga mereka bisa bebas, karena menurut Keaton, Keyser Soze hanyalah alasannya Kobayashi saja agar mereka mau bekerja padanya. Di suatu gedung, Kobayashi datang dengan bersama dua pengawalnya. Saat naik lift, tiba-tiba dua pengawal itu tewas ditembak McManus. McManus lalu membawa Kobayashi ke lantai teratas dan hendak membunuhnya. Tapi Kobayashi menjelaskan bahwa alasannya datang ke gedung ini karena ia ingin bertemu dengan Edie, istrinya Keaton. Keaton yang terpancing lalu menyuruh Kobayashi membawa ia ke tempat pertemuan dengan Edie dan benar saja, Edie sedang menunggu di sana. Kobayashi lalu menjelaskan, kalau Kobayashi sampai tewas maka seluruh keluarga Keaton, McManus, Hockney, dan Verbal juga akan dibunuh.

Karena sudah tidak ada pilihan lagi, akhirnya mereka memutuskan untuk menjalankan tugas dari Keyser Soze itu. Transaksi narkobanya dilakukan di suatu kapal di dermaga. Hockney ditugaskan mengurus bahan peledak dan membawa kabur uang dari pembeli. Keaton dan McManus membunuh semua anggota bandar narkoba argentina dan kemudian membakar habis semua kokain yang ada. Sementara Verbal disuruh bersiaga, kalau rencana A tidak berjalan sesuai rencana, Verbal akan menjalankan rencana B yakni membawa semua uang yang mereka dapatkan lalu memberikannya pada Edie, selanjutnya Edie yang akan bertindak untuk menangkap Keyser Soze.

Misi pun dimulai, Keaton menyusup sebagai orang yang tersesat di tengah-tengah para penjaga sedangkan McManus bersiaga dengan senapannya. Saat bomnya meledak, McManus dan Keaton membunuh semua anggota pengedar narkoba Argentina itu, kemudian masuk ke dalam kapal. Hockney sendiri membunuh orang yang menjaga uang si pembeli narkoba. Saat Hockney melihat uangnya, ia berniat membawa kabur uang itu. Tapi tiba-tiba ia tertembak dan tewas seketika.

NOW

Data autopsi sudah keluar dan pihak autopsi berhasil mengidentifikasi salah satu orang, yakni Arturro Marquez, si gembong narkoba Argentina. Marquez sempat dipenjara tapi ia berhasil melarikan diri, kemudian ia berhasil ditangkap lagi, karena tidak mau masuk ke penjara lagi ia rela membocorkan hampir 50 orang rekannya. Di titik itu, Kuyan tahu kalau di kapal itu tidak ada narkoba sama sekali.

PAST

McManus dan Keaton mencari ke setiap sudut kapal, tapi tak menemukan kokain sama sekali. Di lain sisi, di kapal itu Marquez sedang bersembunyi karena ia ketakutan akan dibunuh oleh Keyser Soze. Dan benar saja, Keyser Soze datang dan membunuh Marquez. Keaton lalu menyuruh Verbal untuk menjalankan rencana B yakni membawa kabur uang dan memberikannya pada Edie. Tapi tiba-tiba, McManus keluar kapal dengan luka tusuk di lehernya. McManus tewas terbunuh. Saat Keaton hendak memeriksa tubuhnya McManus, tiba-tiba ia juga tertembak dari belakang. Verbal yang ketakutan lalu bersembunyi, di situ ia melihat siluet hitam mendekati Keaton dan kemudian menembak mati Keaton. Verbal yakin kalau orang itu adalah Keyser Soze.

NOW

Setelah mendengar ceritanya Verbal, Kuyan lalu menarik kesimpulan bahwa Keaton adalah Keyser Soze. Hal itu diperkuat dengan kematian Edie beberapa hari yang lalu dengan dua tembakan di kepala. Keaton membunuh Edie karena Edie adalah orang yang tahu bagaimana mukanya Keyser Soze sebenarnya. Misi penggagalan transaksi narkoba di kapal itu hanya kedok agar Keaton bisa membunuh Marquez karena ia tahu wajah aslinya Keyser Soze. McManus, Hockney, dan Fenster dibunuh karena pernah mencuri dari Keaton. Verbal sendiri tidak membantah karena ia sebenarnya tidak melihat jelas apakah Keaton tewas dibunuh, karena ia bersembunyi di tumpukan tali tambang.

Verbal menanyakan kenapa ia dibiarkan hidup, jawabannya mudah, karena Verbal adalah orang cacat yang lemah dan bodoh. Jadi Keaton tidak ada urusan dengan membunuh orang cacat. Verbal mengakui semua fakta itu dan menyatakan bahwa Keaton adalah Keyser Soze. Kuyan ingin Verbal bersaksi untuk jaksa sehingga mereka bisa menangkap Keaton kelak, tapi Verbal menolak karena bagaimana pun ia bukan pengadu. Verbal juga tidak bisa ditangkap, karena uang jaminan terhadap kasusnya sudah dibayarkan. Dengan masih terguncang, Verbal lalu keluar dari kantor polisi.

Di tempat lain, FBI sudah mengetahui wajah aslinya Keyser Soze dan mengirim wajah itu ke kantor polisi Los Angeles dengan menggunakan mesin fax. Kuyan yang sudah merasa puas karena mengetahui siapa Keyser Soze sebenarnya lalu minum kopi bersama Jeffrey. Tapi saat asyik minum kopi, Kuyan lalu tersadar satu hal bahwa ia sudah keliru. Ia melihat setiap dokumen kasus yang tergantung di dinding kantornya Jeffrey yang semuanya adalah nama-nama orang yang diceritakan Verbal. Termasuk Redfoot, yang adalah alias dari salah satu orang tersangka pada suatu kasus yang diselidiki Jeffrey, dan Kobayashi adalah merek gelas kopi yang diminum Kuyan tadi. Di detik itu juga, Kuyan tahu kalau yang sebenarnya Keyser Soze adalah Verbal. Dan benar saja, data fax dari rumah sakit sampai ke kantor polisi dan wajahnya Keyser Soze sama persis dengan mukanya Verbal.

Verbal sendiri yang sedari awal berpura-pura cacat rupanya tidak cacat sama sekali. Dengan memantik rokoknya ia masuk ke mobil yang sudah menunggunya dan di sana ia dijemput oleh si Kobayashi. Dengan begitu, Verbal alias Keyser Soze pun resmi menghilang.

Jadi apakah, orang-orang yang diceritakan Verbal itu adalah fiksi semata. Tidak semua kok, 4 orang rekannya itu memang benar-benar nyata. Hanya alur cerita aslinya saja yang tidak seperti yang diceritakan oleh Verbal. Lalu bagaimana alur cerita aslinya? Entahlah, karena tidak ada alur cerita asli yang diberitahukan semenjak filmnya rilis. Jadi mari kita berspekulasi ria dan tulis di kolom komentar, menurut kalian bagaimana alur cerita asli dari The Usual Suspects?

Alur Cerita The New Mutant (2020)

Film ini mengisahkan Danielle Moonstar, seorang gadis biasa yang tinggal di suatu desa yang sama biasanya. Suatu hari, desanya Dani diserang oleh makhluk yang tak dikenal. Ayahnya dani lantas membangunkannya dan membawa Dani ke hutan agar Dani aman. Tapi saat ayahnya Dani kembali ke desa untuk memperingatkan orang-orang, ayahnya Dani terbunuh oleh makhluk itu. Dani yang ketakutan lantas berlari masuk ke hutan hingga tak sengaja ia tersandung dan akhirnya pingsan.

Saat siuman, Dani terbangun di suatu fasilitas yang tak ia kenali. Dani berusaha keluar dari situ tapi semua pintu keluar terkunci. Seorang dokter lalu datang dan menenangkan Dani, dokter itu bernama doktor Cecilia Reyes. Dokter reyes mengatakan kalau fasilitas ini adalah fasilitas khusus yang dibangun untuk mutan-mutan muda seperti Dani. Ya rupanya Dani adalah seorang mutan. Tapi untuk sekarang, dani dan dokter reyes belum mengetahui kekuatan apa yang dimiliki Dani. Yang jelas Dani memiliki kekuatan yang sangat kuat yang bisa mengancam orang-orang yang dicintainya.

Di fasilitas ini, Dani tidak sendirian, ia bersama 4 orang mutan lainnya tinggal bersama untuk diobati oleh Dokter Reyes. Mereka berempat adalah Rahne Sinclair, mutan yang bisa berubah jadi serigala. Illyana Rasputin, mutan yang bisa mengubah tangannya jadi pedang laser dan berteleportasi, Sam Guthrie, mutan yang bisa bergerak cepat,dan Roberto da Costa, manusia api. Untuk membuat Dani merasa nyaman, dokter Reyes menyuruh Ilyana mengajak Dani berkeliling. Ilyana yang bandel sebenarnya tidak mau melakukannya tapi setelah dipaksa dokter Reyes akhirnya ia terpaksa melakuannya.

Ilyana menjelaskan semua bangunan yang ada di fasilitas ini, dan menariknya fasilitas ini tidak ada pagarnya. Mengetahui hal itu, Dani lalu berlari pergi dari situ tapi walau tanpa pagar, rupanya fasilitas ini dikurung oleh suatu medan gaya yang membuat para mutan tidak bisa keluar dari fasilitas itu.

Dani yang kesal karena sudah kehilangan keluarganya dan berakhir terkurung di fasilitas ini ingin bunuh diri saja dengan lompat dari menara jam. Namun saat hendak melompat, Rahne datang dan membujuk Dani agar tidak melompat karena orang yang bunuh diri ya pasti auto masuk neraka. Dani yang ingat akhirat lalu tidak jadi melompat dan bunuh diri. Di titik itu, Dani dan Rahne mulai akrab. Rahne menjelaskan lebih lanjut mengenai mutan lainnya. Sam dulunya mantan penambang, tapi ia dikirim kemari setelah tak sengaja membunuh orang-orang di pertambangan tempatnya bekerja, termasuk ayahnya. Roberto adalah orang Brazil yang kaya raya, ia dikirim kemari atas kemauan orang tuanya. Rahne sendiri di kirim ke fasilitas ini saat tak sengaja membunuh seorang pastor yang menyerangnya karena berubah menjadi serigala.

Malam harinya, mereka semua dikumpulkan di ruang keluarga untuk bersantai dan nonton tv. Ilyana memanfaatkan waktu itu untuk mengejek Dani lagi. Dani yang tidak terima lalu beradu mulut dengan Illyana hingga tak sengaja, Dani memukul Illyana. Illyana yang tidak terima lalu mengeluarkan pedang lasernya dan menyerang Dani. Beruntung dokter reyes datang tepat waktu dan menghentikan Illyana. Illyana dan Dani lalu di bawa ke ruang isolasi dan bermalam disana.

Saat berada di ruang isolasi, Dani memimpikan kejadian serangan di desanya yang membuat ayahnya tewas. Mimpi itu kemudian mempengaruhi tekanan pada tubuhnya Dani hingga menyebabkan anomali di tempat itu. Dokter reyes segera mengecek kamarnya Dani, dan ia mendapatkan Dani dengan darah di sekujur tubuhnya yang tidak tahu berasal darimana.

Esok harinya, dokter reyes mengambil sempel darahnya Dani untuk menganalisis kembali kekuatan yang dimiliki Dani. Malam harinya, saat dokter Reyes tertidur, Rahne dan yang lainnya mengajak Dani pergi ke tempat persembunyian mereka di loteng. Di sana, mereka bermain truth or dare dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan. Di sana, Dani menjelaskan mengenai kalung beruang yang ia kenakan. Ayahnya Dani pernah bilang pada Dani kalau setiap mausia memiliki seekor beruang dalam dirinya yang hidup dengan memakan ketakutan manusianya, sehingga kalung yang dikenakan Dani sebagai pengingat buat Dani agar jangan pernah takut agar beruang itu tidak jadi semakin kuat.

Malam berikutnya, Illyana kembali berulah dengan mencampurkan obat tidur ke tehnya Dokter Reyes. Kesempatan itu lalu dimanfaatkan para mutan untuk bermain-main di koridor gedung. Saat semuanya lelah dan hendak istirahat, Rahne membawa Dani ke tempat persembunyiannya, dengan melalui ventilasi udara mereka pergi ke kuburan dekat gereja. Di sana mereka memandangi langit malam yang indah, dan terus berlanjut hingga tanpa sadar mereka berciuman. Di tempat lain, berto mendatangi kolam dimana Illyana sedang berenang disana, Berto ikut berenang dengan Illyana dan akhirnya mereka pun berciuman dan nyaris anu enak. Tapi Berto membatalkannya karena tubuhnya Berto mulai memanas dan Berto takut ia akan membunuh Illyana. Berto menceritakan kalau dulu ia tak sengaja membunuh pacarnya saat sedang anu enak, dan Berto tidak mau hal itu terjadi juga pada Illyana. Illyana mencoba menenangkan Berto dan mengatakan Berto tidak akan membakarnya. Tapi beberapa saat kemudian Illyana menghilang, dan tiba-tiba muncul mayat hidup di belakangnya Berto. Berto mengenali mayat hidup itu yang adalah mantan pacarnya dahulu. Akibat hal itu, Berto berubah jadi mode full api dan membangunkan dokter Reyes. Dokter reyes segera pergi ke tempatnya Berto dan mendorong Berto masuk ke kolam agar apinya Berto padam.

Berto yang telah sadar lalu ingin keluar dari fasilitas itu dan melaporkan Illyana ke polisi karena Illyana telah berusaha membunuhnya. Tapi dari rekaman CCTV, rupanya Illyana tidak pernah ke kolam dan ia berada di kamarnya terus dan sejak awal hanya ada Berto di kolam.  

Keesokan harinya, dokter Reyes mengadakan tes menguji kekuatannya Dani. Dari tes itu, Dani mengingat asal usul kekuatannya. Dani adalah anak hasil suntik kekuatan mutan oleh Essex Corporation. Dani yang teringat momen masa lalunya saat tinggal di lab essex corporation lalu berteriak merintih kesakitan. Di waktu yang bersamaan, saat Rahne sedang mandi, tiba-tiba pendeta yang dulu dibunuh Rahne muncul dan menyerang Rahne. Rahne yang terkejut lalu berubah jadi serigala dan kabur dari tempat itu. di tempat lain, Illyana juga menemukan lukisan topeng tersenyum di kamarnya yang mengingatkannya pada masa lalunya yang kelam. Dititik itu, Illyana tahu apa kekuatannya Dani yaitu mewujudkan memori buruk dari orang lain. Illyana kemudian menyerang Dani dan hendak membunuhnya, tapi Dani berubah jadi sosok bertopeng senyum yang sangat ditakuti Illyana. Illyana melepas cekikannya dan kemudian disuntik obat penenang oleh dokter Reyes.

Saat Illyana siuman, dani mendatanginya dan menanyakan maksudnnya Illyana tentang kekuatannya. Illyana bilang kalau saat masih kecil, ia pernah diserang oleh monster bertopeng yang membunuh seluruh keluarganya. Beruntung kala itu, Illyana melakukan teleportasi hingga ia tidak ikut terbunuh. Di tempat lain, dokter Reyes mengirimkan hasil analisanya tentang kekuatannya Dani pada bosnya yang rupanya adalah Essex Corporation. Essex Corporation menyuruh dokter Reyes membunuh Dani karena kekuatannya Dani tidak bisa dikendalikan. Dokter reyes melakukannya, ia membawa Dani ke ruang khusus dan menyuntikan racun ke obat biusnya Dani. Beruntung kala itu, Rahne datang menyerang dokter Reyes hingga membuat dokter reyes sekarat dan kabur. Rahne segera melepas obat biusnya Dani, Dani pun selamat.

Di tempat lain, Illyana dan Sam mendengar suara aneh dari kamarnya Illyana. Mereka berdua pergi ke kamar itu untuk mencari tahu dan rupanya di kamarnya Illyana muncul sesosok monster bertopeng yang dulu pernah nyaris membunuh Illyana. Illyana dan Sam segera kabur dari situ, tapi mereka terpojok dan tidak bisa kemana-mana lagi, Sam menyuruh Illyana melakukan sesuatu bila tidak mereka berdua akan terbunuh. Illyana pun melakukan sesuatu dengan mentelportasi dirinya sendiri dan meninggalkan Sam. Sam yang ditinggalkan lalu menggunakan kecepatannya untuk pergi dari situ. Sam lalu bertemu dengan Berto yang habis bertarung dengan monster yang sama dengan yang dilawan Sam. Mereka berdua hendak ke lantai atas untuk mencari Dani dan Rahne, tapi tiba-tiba para monster muncul. Illyana beraksi dengan membunuh semua monster itu dengan pedang lasernya.

Illyana, Sam, dan Berto naik ke lantai atas dan bertemu dengan Dani dan Rahne di ruangannya dokter Reyes. Disana, Rahne membeberkan fakta bahwa dokter Reyes berencana membunuh Dani. Illyana juga menemukan berkas tentangnya  yang berisi hasil analisa dokter Reyes yang menjelaskan bahwa Illyana cocok dijadikan mutan pembunuh. Di detik itu juga mereka sudah tidak percaya lagi dengan dokter reyes.

Mereka mencari dokter reyes dan mereka menemukannya di ruang perawatan. Dokter reyes yang sekarat hendak menenangkan Dani dkk. tapi itu hanya jebakan karena Dokter reyes lalu menggunakan kekuatannya untuk mengurung mereka semua. dokter reyes berjanji akan membebaskan mereka semua, kecuali Dani, karena bagaimana pun Dokter reyes harus membunuh Dani karena kekuatannya Dani sangat berbahaya.

Tiba-tiba getaran terjadi di fasilitas itu, dokter reyes yang kebingungan melangkah mundur menjauhi Dani hingga tiba-tiba beruang raksasa muncul dan menelan dokter reyes hidup-hidup. Beruang itu adalah wujud rasa takut yang dimiliki Dani. Medan gaya yang mengurung mereka lantas hilang, Rahne dan yang lainnya segera membawa Dani yang pingsan, sementara Illyana maju melawan si beruang raksasa.

Rahne, Sam, dan Berto membawa Dani ke gereja. Tapi beruang itu tetap mengikuti mereka dan memaksa masuk ke gereja. Sam dan Berto maju melawan si beruang sementara Rahne berusaha menyadarkan Dani agar beruang itu bisa segera menghilang. Usaha Rahne tak kunjung membawa hasil dan Dani tak juga bangun, hingga ayahnya Dani muncul di alam bawah sadarnya Dani dan menenangkan Dani yang sedang ketakutan akibat beruang raksasa itu. Dani pun bangun dan menenangkan si beruang raksasa. Beruang raksasa kini sudah jinak dan mereka pun selamat.

Pasca kejadian itu, medan gaya yang mengitari fasilitas pun sudah hilang karena dokter reyes telah tewas. Dani, Rahne, Illyana, Sam, dan Berto pun pergi dari fasilitas itu dan menjemput kehidupan bebas mereka.

Alur Cerita Game The Last of Us Part II (2020)

Game ini mengisahkan kelanjutan pertualangan Joel dan Ellie yang pada seri pertamanya berhasil melarikan diri dari markas Fireflies. Game ini menceritakan kejadian pasca kiamat, di mana manusia yang masih hidup terus mencoba bertahan hidup dari para manusia yang terinfeksi dan berubah menjadi zombie. Di game ini, kita memiliki dua tokoh utama dengan dua perspektif yang berbeda. Pertama adalah Ellie. Seorang gadis remaja yang bisa bertahan meski sudah pernah digigit zombi pada saat umurnya masih 14 tahun. Gigitan zombi itu seharusnya membuat Ellie ikut menjadi zombi, tapi Ellie tidak berubah jadi Zombie karena Ellie adalah seorang Immune (orang yang memiliki daya tahan tubuh tinggi). Yang kedua adalah Abby. Anak dari seorang dokter ahli di Fireflies.

Game dibuka dengan adegan Joel menceritakan kisahnya saat menyelamatkan Ellie dari markas Fireflies pada Tommy, adiknya. Pada seri pertamanya, Joel digambarkan sebagai ayah yang kehilangan putrinya karena terbunuh pada kejadian serangan zombie yang pertama kali. Kemudian Joel bertemu dengan Ellie dan diminta untuk membawa Ellie ke markas Fireflies, karena Fireflies akan membuat vaksin dari tubuh Ellie. Tapi Joel sudah menganggap Ellie sebagai putrinya sendiri, dan saat mengetahui bahwa operasi yang akan dijalani Ellie akan membunuh Ellie, Joel pun melawan dan membunuh semua orang yang ada di markas Fireflies itu dan membawa Ellie pergi dari situ.

Tanpa Joel sadari, salah satu dokter yang ia bunuh memiliki seorang putri, bernama Abby. Abby yang mengetahui ayahnya dibunuh oleh Joel lalu bersumpah untuk membalaskan kematian ayahnya dengan membunuh Joel. Joel lalu membawa Ellie ke Jackson, suatu komunitas yang dibangun oleh Tommy dan Maria, istrinya. Suatu Melam, Joel mendatangi kamarnya Ellie dan memberikannya gitar. Setahun kemudian, di ulang tahunnya Ellie, Joel mengajak Ellie ke sebuah museum dinosaurus dan antariksa yang sudah ditinggalkan. Ellie sangat senang karena Ellie begitu mengagumi dinosaurus. Mereka juga menjajal masuk ke sebuah replika roket dan berpura-pura menjadi astronot. Joel memberikan Ellie kaset dari misi luar angkasa yang pernah dilakukan manusia. Ellie begitu mendalami kaset itu seakan-akan dia benar-benar menjadi astronot. Selepas itu, Ellie tak sengaja menemukan sebuah lukisan tembok dari logonya Fireflies dan juga tulisan “Pembohong” di bawah lukisan itu. Joel lalu segera membawa Ellie pergi dari museum itu agar Ellie tidak mengingat kejadian setahun yang lalu.

Di tempat lain, tepatnya di Seattle, Amerika Serikat. Sama seperti semua kota yang ada di dunia, Seattle kini menjadi kota mati. Abby, anak dari dokter yang dibunuh Joel, bersama dengan gebetannya yakni Owen, mencoba menjelajahi kota Seattle dan tak sengaja menemukan sebuah akuarium yang telah di tinggalkan. Owen memaksa Abby untuk ikut dengannya menjelajah lebih jauh ke dalam akuarium itu, tapi Abby tidak mau karena dia harus latihan demi misi balas dendamnya. Abby pun meninggalkan Owen di akuarium itu.

Dua tahun kemudian, Ellie dan Joel sedang berpatroli di sekitar wilayah Jackson untuk membunuh para zombie yang ada di sekitar wilayah Jackson. Dalam suatu gedung, tak sengaja mereka menemukan dua warga Jackson yang setahun lalu melarikan diri yang kini sudah berubah menjadi zombie. Ellie lalu menemukan surat yang mereka tulis yang berisi harapan mereka agar vaksin dari infeksi zombie itu bisa ditemukan. Ellie lalu bertanya pada Joel, kenapa Joel membawa Ellie pergi dari markasnya Fireflies, padahal saat itu, Ellie sedang tidak sadarkan diri. Joel mengatakan bahwa Fireflies berbohong tentang vaksin itu, dan apa yang ada di tubuhnya Ellie itu tidak bisa diubah menjadi vaksin tuk menyembuhkan semua orang. Tapi Ellie tetap tidak mempercayai perkataan Joel.

Setahun kemudian, Ellie pergi dari Jackson dan kembali ke markas Fireflies. Di sana Ellie menemukan suatu rekaman dari pimpinan Fireflies yang mengatakan bahwa Joel sudah membunuh satu-satunya orang yang bisa mengembangkan vaksin tuk mengobati orang yang terinfeksi, sehingga meskipun ada seorang immune seperti Ellie yang bisa mereka temukan, tak akan ada gunanya, karena tidak ada yang bisa mengembangkan vaksinnya. Tak berselang lama Joel datang, Ellie marah pada Joel karena tidak membiarkan Fireflies melakukan operasi pada dirinya untuk bisa membuat vaksin yang dapat menyelamatkan banyak orang. Joel mengakui dan mengatakan ia melakukan semua itu, karena ia tidak mau kehilangan orang yang sudah dia anggap sebagai anaknya sendiri. Mendengar jawabannya Joel, Ellie tetap kecewa pada Joel. Ellie lalu kembali ke Jackson tapi tidak mau berhubungan dengan Joel lagi.

Beberapa bulan kemudian, Abby mendatangi Owen yang kini tinggal di akuarium bersama Mel, kekasihnya. Abby memberitahu Owen bahwa ia menemukan lokasi Joel berada, Abby dan kawan-kawannya berencana ke tempat itu untuk membunuh Joel. Owen pun ikut dengan Abby. Sekedar info, selepas Joel membunuh banyak anggota Fireflies, anggota Fireflies yang bertahan lalu banyak bergabung dengan komunitas baru yang bernama “Washington Liberation Front” atau disingkat WLF yang dipimpin oleh seorang pria bernama Isaac.

Kembali ke Jackson, di suatu bar, Dina yakni sahabatnya Ellie, mengajak Ellie untuk berdansa dengannya. Tanpa di duga-duga, Dina mencium Ellie. Niat Dina awalnya untuk membuat mantannya Dina yakni Jesse cemburu, tapi ciuman itu dirasa tidak pantas dilakukan di tempat umum karena mereka berdua sama-sama wanita. Seth, si pemilik bar lalu mengusir Ellie dan Dina, tapi Ellie tidak suka dengan cara Seth mengusirnya. Joel tiba-tiba muncul dan membela Ellie, tapi Ellie justru marah dan tidak mau menerima pertolongan dari Joel. Joel pun pergi dari bar itu. Ellie kemudian merasa bahwa tindakannya terlalu berlebihan. Ellie lalu mendatangi rumahnya Joel dan meminta maaf.

Keesokan harinya, Ellie akan melakukan patroli bersama Jesse dan Dina ke wilayah utara Jackson. Ellie berpasangan dengan Dina dan berhasil membunuh sejumlah infected (sebutan untuk orang yang terinfeksi). Tapi saat hendak kembali, mereka terjebak badai salju. Ellie dan Dina lalu berlindung ke gedung perpustakaan yang telah ditinggalkan. Rupanya gedung itu dulunya adalah tempat tinggalnya Tommy dan rekannya yang bernama Eugene. Ellie dan Dina tak sengaja menemukan ruangan rahasia di mana Tommy dan Eugene menanam banyak ganja di sana. Ellie dan Dina lalu menggunakan ganja itu dan bercinta.

Di waktu yang bersamaan, Abby dan Owen sedang memata-matai Jackson dari pegunungan. Abby ingin WLF masuk ke Jackson dan membunuh Joel. Tapi Owen tidak setuju karena mereka kekurangan jumlah. Owen lalu meninggalkan Abby dan kembali ke mansion mereka. Abby sudah membulatkan tekadnya dan berniat seorang diri masuk ke Jackson. Tapi belum sampai di Jackson, Abby sudah di serang banyak infected. Beruntung Joel dan Tommy menemukan Abby dan membantunya melarikan diri. Abby lalu membawa Joel dan Tommy untuk berlindung ke mansionnya WLF yang padahal itu jebakan buat mereka. Di sana, Abby menangkap Joel dan menyiksanya.

Berita menghilangnya Joel dan Tommy langsung tersebar. Jesse, Ellie, dan Dina lalu berpencar untuk mencari Joel dan Tommy. Di daerah pegunungan, Ellie menemukan sebuah mansion yang mencurigakan. Ellie lalu masuk ke mansion itu dan menemukan suara teriakannya Joel yang merintih kesakitan. Ellie masuk ke ruangan di mana Joel di siksa, tapi ia sudah ditunggu oleh anggota WLF dan ditangkap. Ellie berusaha melawan tapi ia kalah jumlah. Akhirnya Ellie hanya bisa melihat Joel disiksa hingga tewas oleh Abby dengan menggunakan pemukul golf.

Dina dan yang lainnya datang ke mansion itu, tapi mereka terlambat. Joel sudah tewas. Ellie sangat terguncang dengan kematiannya Joel, ia pun berencana pergi dari Jackson untuk mencari WLF dan membunuh Abby. Tommy yang mendengar rencana Ellie tidak mengizinkan hal itu, Tommy meyakinkan Ellie untuk memberinya waktu untuk bisa meyakinkan Maria agar mau mengirimkan orang untuk berperang melawan WLF. Tapi itu hanyalah tipuan, rupanya justru Tommy yang pergi dari Jackson dan mencari WLF seorang diri. Maria melaporkan hal itu pada Ellie dan Dina dan kemudian mengutus Ellie dan Dina untuk membantu Tommy.

Ellie dan Dina tiba di Seattle, yang diyakini Ellie dan Dina sebagai base utamanya WLF. Dan tentu saja, mereka sudah ditunggu oleh banyak sekali infected yang siap menyerang mereka. Ellie dan Dina lalu berlindung di hotel Serevena dan di sana mereka menemukan dua orang anggota WLF yang disiksa oleh Tommy hingga mati. Ellie dan Dina hendak melanjutkan perjalanan mereka kembali, tapi ledakan tiba-tiba menimpa mereka yang menghempaskan Ellie dan Dina dari kuda mereka. Rupanya ledakan itu berasal dari anggotanya WLF. Mereka lalu menangkap Ellie dan membawanya ke markas.

Di markas, Jordan salah seorang sobatnya Abby mencoba mengorek informasi dari Ellie tapi salah satu rekannya tidak mau terlalu lama membiarkan Ellie hidup dan berniat membunuhnya. Beruntung Dina datang tepat waktu dan membunuh pria itu, tapi Jordan bisa selamat dan lalu menangkap Dina. Ellie bisa terbebas dengan memotong tali yang mengikatnya dengan pecahan kaca, lalu membunuh Jordan dengan pisau lipatnya. Ellie lalu menemukan surat yang mengarahkan mereka ke stasiun TV. Ellie dan Dina lalu bergegas ke stasiun TV itu tapi di sana, sekali lagi mereka hanya bisa menemukan mayat orang yang disiksa oleh Tommy. Yang bisa mereka dapatkan di stasiun TV itu hanya foto-foto orang yang bersama Abby saat ia membunuh Joel.

Tiba-tiba pasukan WLF datang ke stasiun TV itu dan menyerang Ellie dan Dina. Ellie dan Dina lalu melarikan diri hingga masuk ke lorong-lorong bawah tanah. Di sana, berganti mereka harus berhadapan dengan para infected. Di suatu kondisi, masker yang dikenakan Ellie rusak, Dina hendak memberikan masker miliknya pada Ellie tapi dilarang oleh Ellie karena sebenarnya Ellie tidak membutuhkan masker, sebab ia adalah seorang immune. Ellie dan Dina lalu segera melarikan diri dan mencari tempat berlindung untuk sementara waktu. Mereka menemukan teater tua yang sudah ditinggalkan dan berlindung di sana. Dina mengalami kelelahan yang berlebihan, hingga ia sadari bahwa ia sedang hamil. Ellie lalu menyesali hal itu dan berharap Dina tidak perlu ikut dengannya karena Dina hanya akan menjadi beban untuknya. Perkataan Ellie tentu menyakiti hatinya Dina, Ellie yang merasa bersalah lalu memilih untuk mengecek isi teater dan berpatroli. Ellie lalu menemukan sebuah gitar yang mengingatkannya pada Joel. Ellie lalu memainkan gitar itu.

Sementara di tempat lain, Abby akan melakukan patroli bersama Manny rekannya dan juga Mel, kekasihnya Owen. Abby awalnya menolak karena ia tidak mau terlihat canggung ketika bersama Mel, tapi Manny memaksanya akhirnya Abby pun mau ikut. Rupanya Mel sedang hamil besar, Abby membujuk Mel untuk tak perlu ikut, tapi Mel memaksa ikut. Di perjalanan mereka ke tempat patroli, mereka di serang oleh kawanan Scars. Scars adalah kelompok agamawis yang berasal dari suatu pulau terpencil di luar Seattle. Mereka menyalahkan manusia-manusia pendosa yang mengakibatkan kiamat terjadi pada dunia. Scars memiliki tujuan untuk membunuh semua manusia pendosa dan menyerahkannya sebagai tumbal kepada dewi mereka. Serangan Scars itu membuat mobil yang Abby dkk kendarai terbakar dan akhirnya menabrak bangunan. Sial bagi mereka, di bangunan tersebut ada banyak infected yang siap memangsa mereka. Setelah bertarung cukup sengit, akhirnya mereka bisa lolos. Abby merasa Mel menghindarinya, Mel mengakui bahwa ia masih trauma pada Abby karena ia tidak segan-segan membunuh Joel. Saat berhasil keluar dari gedung, mereka sudah ditunggu oleh pasukan Scars. Terjadi adu tembak di antara mereka, hingga tiba-tiba pasukan WLF yang lain datang dan membantu Abby dkk. Pasukan Scars pun kalah.

Pertarungan itu menyebabkan Mel menderita luka tusuk di bagian pundaknya. Abby dkk lalu segera kembali ke markas untuk mengobati Mel karena khawatir luka itu akan mempengaruhi kehamilannya. Di posko medis, salah satu rekan Abby yang juga turut serta hadir dalam pembunuhan Joel yakni Nora memberitahu Mel bahwa salah satu rekan mereka yang bernama Danny tewas dibunuh oleh Scars. Danny kala itu ditugaskan untuk berpatroli di pelabuhan dengan Owen, tapi hanya Danny yang bisa kembali ke markas dengan luka tembak di sekujur tubuh. Abby mengkhawatirkan Owen, Abby dan Manny lalu menemui Isaac, pimpinan tertinggi WLF yang kala itu sedang menginterogasi seorang Scars. Isaac melarang Abby mencari Owen karena Isaac takut Abby kenapa-kenapa. Isaac mau Abby ikut bersamanya untuk menyerbu pulau Scars agar mereka bisa mengakhiri konflik antara WLF dan Scars. Tapi Abby tetap membandel, Abby pun tetap pergi mencari Owen yang Abby yakini sekarang bersembunyi di akuarium.

Dalam perjalanannya ke akuarium, Abby disergap oleh sekelompok Scars lalu membawanya untuk dijadikan tumbal. Tapi tiba-tiba seorang gadis Scars bernama Yara datang dan hendak menyelamatkan Abby. Yara merupakan salah seorang Scars yang tidak setuju dengan upaya penghapusan umat manusia, kelompok yang menentang Scars disebut Aposite. Yara berhasil ditangkap lalu tangan kirinya pun diremukkan dengan palu. Beruntung saudara Yara yakni Lev datang dan menyelamatkan Yara dengan membunuh semua anggota Scars. Lev tidak begitu suka ketika melihat Abby karena menurutnya Abby adalah orang yang bisa saja sewaktu-waktu membunuh mereka. Tapi Abby meyakinkan mereka bahwa ia tidak akan melakukan hal itu, Abby lalu membawa Yara ke suatu rumah untuk berlindung dari para Scars yang mengejar mereka dan para infected yang ingin memangsa mereka.

Abby lalu melanjutkan perjalanannya ke akuarium untuk menemukan Owen. Tapi tak sengaja ia melihat sebuah kapal yang bercahaya, Abby pun mendatangi kapal itu dan mendapati Owen yang sedang berlindung di sana. Abby hendak mengajak Owen kembali ke WLF, tapi Owen tidak mau karena ia ingin keluar dari WLF sebab menurutnya WLF tidak lagi sejalan dengannya. Owen berencana pergi ke Santa Barbara di mana di sana ia mendengar rumor bahwa Fireflies sedang membuat markasnya barunya. Owen mengajak Abby untuk ikut bersamanya tapi Abby tidak mau karena menurutnya hal itu hanya lah sekedar rumor semata dan menurutnya Fireflies sudah musnah dibunuh Joel. Sempat terjadi pertengkaran di antara mereka, tapi pertengkaran itu justru berujung bercinta.

Kembali ke Ellie, Ellie yang tertidur di bioskop lalu pergi menemui Dina. Dina rupanya sedang sibuk mencari informasi mengenai WLF melalui siaran radio yang berhasil ia sadap. Ellie meminta maaf atas perkataannya sebelumnya dan Dina memaafkannya. Melalui siaran radio mereka mendapatkan informasi bahwa Tommy masih berkeliaran di luar sana dan sedang diserang oleh anggota WLF. Ellie dan Dina lalu bergegas ke tempat itu. Tapi karena kondisinya Dina yang sedang hamil, Ellie lalu memutuskan untuk meninggalkan Dina di teater karena khawatir dengan kandungannya. Dalam perjalanannya, seseorang tiba-tiba menyergap Ellie dari belakang, orang itu rupanya Jesse yang diam-diam mengikuti Ellie dan Dina ke Seattle dan orang yang sedang disergap WLF bukanlah Tommy melainkan Jesse. Baru sebentar mereka reuni kecil-kecilan, tiba-tiba mereka diserang oleh anggota WLF. Ellie dan Jesse lalu melarikan diri dengan menggunakan salah satu mobil milik WLF hingga akhirnya mobil itu masuk ke jurang dan tenggelam ke dalam sungai. Ellie lalu membawa Jesse ke teater untuk diobati oleh Dina.

Kembali ke Abby, Abby hendak kembali ke rumah di mana ia meninggalkan Yara dan Lev di sana. Saat sampai di sana, Abby mendapati infeksi di tangan Yara semakin parah dan harus segera diobati. Abby lalu membawa Yara dan Lev ke akuarium untuk diobati Mel. Yara harus segera dioperasi tapi Mel kekurangan peralatan operasi di akuarium. Satu-satunya cara mendapatkan peralatan operasi adalah ke rumah sakit tempat Nora berada dan ke sana dengan berjalan kaki membutuhkan waktu berjam-jam. Lev lalu memberi ide bahwa mereka bisa sampai ke rumah sakit itu lebih cepat dengan melalui jalan pintas yang Scars buat. Abby yang berhutang budi pada Yara lalu pergi ke rumah sakit itu ditemani Lev. Rupanya jalan pintas yang dimaksud Lev adalah sebuah menara yang rubuh, yang menghubungkan antara dua bangunan. Abby begitu ketakutan karena Abby takut dengan ketinggian. Lev mencoba menenangkannya tapi tak berhasil, Abby dan Lev pun terjatuh, beruntung mereka terjatuh di kolam berenang sehingga mereka bisa selamat. Abby dan Lev kembali melanjutkan perjalanan, akhirnya mereka sampai ke rumah sakit itu. Abby menyuruh Lev bersembunyi karena ia takut WLF akan membunuh Lev bila Abby membawanya masuk ke rumah sakit. Abby mengatakan bahwa ia akan membawa stok obat untuk Isaac tapi ia pun ketahuan karena Isaac tidak pernah menyuruh hal itu. Abby lalu ditahan. Nora datang dan membebaskan Abby. Nora lalu menyuruh Abby pergi ke lantai bawah untuk mengambil stok peralatan medis yang tersisa, karena peralatan medis yang lain sudah dibawa pergi dari rumah sakit itu. Abby pun melakukannya dan ia mempertaruhkan nyawanya menghadapi para infected yang ada. Abby berhasil menemukan peralatan medis itu dan segera pergi dari rumah sakit dan menemui Lev. Abby dan Lev lalu kembali ke akuarium dengan menggunakan kapal karena jalan darat sedang diawasi oleh anggota WLF. Sesampainya di akuarium, Abby lalu memberikan peralatan medis itu pada Mel, Mel pun melakukan operasi dan mengamputasi tangannya Yara.

Kembali ke Ellie, Ellie berencana melanjutkan ekspedisinya dan pergi ke rumah sakit di mana di sana salah satu rekannya Abby sedang bertugas untuk mengambil semua peralatan medis yang ada. Dina meyakinkan Ellie untuk setidaknya menunggu hingga Jesse bangun, tapi Ellie bersikeras dan tetap pergi seorang diri. Ellie melalui jalur bawah dan berhasil menangkap salah seorang anggota WLF. Dari anggota WLF itu, Ellie mengetahui lokasi Nora yang sedang berada di lantai atas. Ellie lalu membunuh anggota WLF itu dan pergi ke sana. Di sana Ellie bertemu dengan Nora dan menodongkan senjatanya pada Nora. Ellie menanyakan lokasinya Abby pada Nora, tapi Nora justru melarikan diri. Nora berteriak dan membuat lokasinya Ellie ketahuan. Semua anggota WLF bergerak untuk menangkap Ellie tapi Ellie justru mengarahkan mereka ke area bawah rumah sakit yang dipenuhi dengan infected. Akhirnya Para infected itu lah yang membunuh semua anggota WLF. Ellie lalu kembali mengejar Nora dan mendapatkannya sedang sekarat karena terus-terusan menghisap spora dari para infected. Ellie lalu kembali menanyakan lokasinya Abby, tapi Nora tidak mau menjawab. Karena terlanjur kesal, Ellie pun membunuh Nora dengan menggunakan pipa besi. Ellie dengan gemetar lalu kembali ke teater dengan membawa info bahwa Abby kini sedang bersembunyi di akuarium. Dina lalu menenangkan Ellie dan menyuruhnya melanjutkan misinya esok hari saja.

Keesokan harinya, Ellie dan Jesse pergi ke akuarium untuk menangkap Abby. Tapi jarak mereka ke akuarium itu terlalu jauh ditambah mereka kesulitan pergi ke sana karena pasukan WLF sedang berpatroli. Ellie dan Jesse lalu berencana menggunakan kapal untuk pergi ke akuarium, tapi saat hendak membajak kapal itu, mereka mendengar percakapan antar anggota WLF bahwa mereka akan menyergap persembunyian Tommy. Jesse ingin menolong Tommy tapi Ellie tidak mau karena ia lebih mementingkan membunuh Abby dulu. Mereka akhirnya berpisah. Ellie lalu melanjutkan perjalanannya dan berhasil membajak sebuah kapal dan menggunakannya untuk pergi ke akuarium. 

Sementara itu di akuarium, Lev melarikan diri dari akuarium dan kembali ke pulau asal mereka untuk menemui ibunya. Yara mengkhawatirkan Lev karena saat ini, misi penyerangan yang dipimpin Isaac sedang berlangsung di pulau itu. Abby kemudian memutuskan untuk mengejar Lev ke pulau itu ditemani Yara. Owen awalnya hendak ikut tapi dicegah oleh Abby karena Owen harus menjaga Mel yang sedang hamil besar sekarang. Abby dan Yara lalu pergi ke pelabuhan untuk mencari kapal. Di sana, mereka bertemu dengan Manny, salah satu rekannya Abby. Manny sedang dalam kesulitan karena ia sedang diserang oleh seorang penembak jitu yang telah membunuh semua teman-temannya. Abby dan Manny berhasil lolos dengan lari ke dalam gedung, tapi si penembak jitu itu tetap mengejar mereka dan akhirnya berhasil membunuh Manny. Abby yang ketakutan lalu bergegas keluar dari gedung itu, tapi ia disergap oleh si penembak jitu dan nyaris dibunuhnya, beruntung Yara datang dan menusuk punggung si penembak jitu dengan pisau. Si penembak jitu itupun langsung jatuh ke dalam laut. Rupanya si penembak jitu itu adalah Tommy, adiknya Joel. Abby lalu bergegas pergi dari pelabuhan karena tidak mau berurusan kembali dengan Tommy.

Kembali ke Ellie, Ellie sudah sampai di akuarium tapi ia tidak menemukan Abby di sana. Ia hanya menemukan Owen dan Mel yang sedang bertengkar. Ellie lalu menodongkan pistolnya pada mereka berdua dan menanyakan di mana Abby berada. Owen berusaha melawan, Ellie pun terpaksa menembaknya. Mel lalu ikut melawan dengan menggunakan pisau, tapi Ellie berhasil merebut pisau itu dan menusukkannya ke leher Mel. Ellie kemudian baru menyadari bahwa Mel sedang hamil. Ellie sangat terguncang dan menyalahkan dirinya karena ia tak seharusnya membunuh Mel. Tiba-tiba, Tommy dan Jesse datang dan menjemput Ellie, kemudian membawanya kembali ke teater.

Kembali ke Abby, Abby dan Yara sampai di pulau Scars. Di sana, mereka sampai ke sebuah pedesaan, tempat tinggal ibunya Yara dan Lev. Abby dan Yara masuk ke rumahnya Yara, tapi sudah terlambat, ibunya Yara sudah tewas dibunuh Lev. Lev tidak sengaja membunuh ibunya karena ibunya hendak melaporkan Lev ke para Scars. Yara lalu menenangkan Lev dan segera membawanya pergi dari rumah itu. Ketika hendak kembali ke kapal, tiba-tiba Yara tertembak dan langsung terkapar. Rupanya Isaac dan anggotanya lah yang menembak Yara. Mereka lalu hendak membunuh Lev juga, tapi dihalangi oleh Abby. Isaac menyuruh Abby menyingkir sebelum ia membunuh Abby juga, tapi tiba-tiba Yara menembak Isaac dari belakang sehingga Isaac langsung tersungkur, momentum itu langsung dimanfaatkan Abby dengan membawa Lev pergi dari situ, sementara Yara tewas dihujani senjata oleh anggotanya Isaac.

Singkat cerita, Abby dan Lev berhasil keluar dari pulau itu dan kembali ke akuarium. Tapi mereka terkejut karena mereka mendapati Owen dan Mel sudah terbunuh. Abby menyesali karena ia tidak bisa hadir menyelamatkan Owen dan Mel. Lev lalu menemukan sebuah peta milik Ellie yang mengarahkan mereka ke sebuah teater tempat Ellie dan yang lainnya berada. Abby pun segera pergi ke teater itu. Sesampainya di sana, Abby lalu menodongkan senjatanya pada Tommy. Ellie dan Jesse yang mendengar keributan segera pergi ke tempatnya Tommy, tapi tiba-tiba Abby membunuh Jesse dan mengancam membunuh Tommy bila Ellie tidak menyerah. Ellie pun menyerah. Abby hendak membunuh Ellie tapi dihalangi oleh Tommy, Abby kemudian menembak Tommy lalu mengejar Ellie yang berhasil melarikan diri. Pertarungan sengit terjadi antara Abby dan Ellie. Abby berhasil unggul secara fisik dengan Ellie. Saat Ellie hendak tewas dipukuli secara terus menerus oleh Abby, Dina datang dan menyerang Abby. Beruntung Lev berhasil menembakkan panahnya hingga mengenai dadanya Dina. Abby lalu menghajar Dina dan akan membunuhnya. Sebelum itu, Ellie memberitahu Abby bahwa Dina sedang hamil. Abby awalnya tidak peduli dan akan tetap membunuh Dina, tapi dihentikan oleh Lev. Abby akhirnya mengampuni Ellie dan Dina, Abby lalu pergi dari tempat itu.

Setahun kemudian, Ellie, Dina, dan Tommy kembali ke Jackson dengan gagal membunuh Abby. Kini Ellie dan Dina hidup tenang di sebuah rumah di daerah peternakan sambil membesarkan anaknya Dina. Suatu hari, Tommy mendatangi kediamannya Ellie dan memberitahukan keberadaannya Abby pada Ellie. Tommy mau Ellie kembali memburu Abby dan menyelesaikan balas dendamnya karena itu adalah janjinya Ellie pada Tommy, tapi Ellie menolak permintaan Tommy karena ia tidak bisa meninggalkan Dina dan anaknya sendirian. Tommy pun kecewa dengan keputusan itu.

Diam-diam, Ellie terus-terusan memikirkan janjinya dengan Tommy. Ia ingin segera mengakhiri semua ini agar ia bisa terbebas dari bayang-bayang kematian Joel. Malam harinya, Ellie ingin pergi diam-diam dari rumah, tapi ketahuan oleh Dina. Dina hendak menghentikan Ellie tapi Ellie tetap bersikeras dan akhirnya meninggalkan Dina dan anaknya.

Rupanya Abby dan Lev pergi ke santa Barbara untuk menemukan markas barunya Fireflies. Mereka mendatangi rumah yang ditulis alamatnya oleh Owen dan di sana mereka mendapati alat komunikasi di ruang bawah tanah. Abby lalu mencoba mengotak atik alat komunikasi itu dan akhirnya seseorang dari fireflies menjawab panggilan Abby. Mereka menyuruh Abby melintasi lautan untuk datang ke suatu pulau di mana Fireflies membangun markas barunya di sana. Abby dan Lev lalu segera kembali ke kapal dan pergi ke pulau itu, tapi di luar rumah mereka tiba-tiba disergap oleh regu misterius dan menangkap Abby dan Lev. Rupanya mereka adalah kelompok penjual manusia. mereka kemudian membawa Abby dan Lev ke markas mereka dan hendak menjual mereka.

Sebulan kemudian, Ellie akhirnya sampai di santa Barbara. Lokasi yang diberitahukan Tommy sebelumnya. Tapi dalam suatu kasus, Ellie terjerat perangkap dan perutnya tertusuk dahan pohon. Ellie pun tergantung dan tidak sadarkan diri. Saat siuman, kelompok yang sebulan lalu menangkap Abby datang dan hendak menangkap Ellie. Ellie melawan dan akhirnya bisa lepas dari perangkap itu. Ellie menanyai salah satu dari mereka tentang lokasi Abby yang mereka kurung di markas mereka. Ellie segera pergi ke markas itu untuk mencari Abby. Ellie bertarung sengit dengan semua anggota kelompok penjual manusia itu dan kemudian membebaskan semua orang yang mereka tawan. Ellie lalu menanyai di mana Abby berada dan salah satu dari mereka menjawab bahwa Abby berusaha melarikan diri beberapa hari yang lalu dan sebagai hukuman ia pun digantung di pilar di pinggir pantai untuk mati dimakan gagak. Ellie lalu segera pergi ke pinggir pantai dan akhirnya menemukan Abby yang badannya sekarang sudah kurus karena kurang makan. Ellie lalu membebaskan Abby, dan Abby segera membebaskan Lev. Abby lalu menggendong Lev dan membawanya ke sebuah kapal yang sebelumnya sudah pernah mereka siapkan untuk melarikan diri. Ellie mengikuti Abby hingga ke kapal. Di saat Abby hendak pergi, Ellie menghalanginya. Ellie ingin Abby bertarung dengannya tapi Abby tidak mau karena ia sudah tidak peduli lagi dengan balas dendam. Ellie memaksa Abby bertarung, kalau tidak Ellie akan membunuh Lev. Abby akhirnya memaksakan dirinya dan bertarung dengan Ellie. Pertarungan sengit terjadi antara mereka berdua. Ellie berhasil beberapa kali menyayat tubuh Abby dengan pisaunya. Abby membalasnya dengan memutuskan dua jarinya Ellie. Ellie sudah muak dengan Abby, dan hendak membunuhnya dengan mencekiknya di dalam air. Cukup lama Ellie mencekik Abby hingga akhirnya Ellie melepaskannya dan membiarkan Abby pergi bersama Lev dari situ. Dengan berat hati, Ellie pun mengikhlaskan Abby tetap hidup dan tidak jadi balas dendam padanya.

Selepas kejadian itu, Ellie lalu kembali ke rumahnya dahulu bersama Dina. Rupanya rumah itu sudah kosong dan Dina sudah pergi dari rumah itu. Dina meninggalkan gitar pemberian Joel untuk Ellie di rumah itu, mungkin karena ia tidak mau mengenang Ellie dengan membawa barang-barangnya Ellie. Ellie sempat memainkan gitar itu sejenak. Dan akhirnya tetap membiarkan gitar itu tetap ada di rumah itu dan pergi dari sana. Hal itu melambangkan bahwa Ellie kini sudah benar-benar ikhlas dengan kepergian Joel dan tidak mau lagi menuntut dendam atas kematian Joel.