Selasa, 13 Juli 2021

Penyakit Sakura I Want to Eat Your Pancreas

Penyakit Sakura I Want to Eat Your Pancreas

I Want to Eat Your Pancreas cukup mirip dengan movie anime A Silent Voice yang rilis tahun 2016 dan juga film Hollywood remaja berjudul The Fault in Our Stars. Secara garis besar, I Want to Eat Your Pancreas mengisahkan seorang gadis bernama Sakura dengan penyakit pankreas akut yang membuat ia di diagnosa akan meninggal beberapa bulan lagi, Sakura lalu bertemu dengan seorang pria pendiam yang menarik perhatiannya dan kemudian Sakura memutuskan untuk menjadikan pria itu sebagai teman yang akan menemani Sakura hingga akhir hayatnya. Saat saya menonton film ini, saya langsung mengetahui kalau film ini dibuat untuk membuat penontonnya menangis dengan romansa melodrama yang cengeng. Tapi lebih dari itu, Shinichiro (siniciro) Ushijima, sutradara sekaligus penulis skenario film ini memiliki visi yang lebih baik dan lebih besar dari itu. Ia juga menyematkan pesan-pesan agar penontonnya bisa tenggelam dalam renungan kehidupan lalu bisa terbebas dari tekanan dan merayakan indahnya hidup yang dibungkus dengan begitu menarik dalam film ini.

Membahas lebih lanjut mengenai pesan yang disampaikan dari film ini, kebanyakan dipicu oleh sifat Sakura yang tetap tersenyum dan riang gembira meski pankreasnya akan membuat dia meninggal. Namun hingga akhir film, tidak ada detail apapun mengenai penyakit apa yang sebenarnya diidap Sakura. Salah satu penyakit berbahaya yang menyerang pankreas adalah pankreatitis yang membunuh DJ Avicii yang mungkin juga penyakit yang diidap Sakura.

Dilansir dari WebMD, pankreatitis adalah penyakit di mana bagian pankreas mengalami peradangan. Pankreas sendiri merupakan salah satu organ penting dalam tubuh yang memiliki dua tugas utama, yaitu:

-          Memberikan enzim pencernaan yang kuat ke dalam usus kecil untuk membantu kamu dalam mencerna makanan

-          Melepaskan insulin dan glukagon ke dalam aliran darah. Hormon-hormon ini membantu tubuh kamu untuk mengendalikan bagaimana pankreas mengolah makanan yang masuk ke dalam untuk dijadikan energi

Perlu kamu ketahui bahwa gejala yang ditimbulkan akibat dari penyakit pankreatitis dapat datang dan pergi secara cepat, atau bisa juga justru menjadi masalah kronis. Perawatan pengobatan yang dijalani tentu akan tergantung pada seberapa parah pankreatitis yang kamu derita.

Kebanyakan orang yang menderita pankreatitis akut atau kronis mengalami nyeri pada bagian perut di sebelah kiri tengah. Pada umumnya itu adalah gejala utama yang akan kamu rasakan jika menderita pankreatitis. Beberapa orang yang mengalami pankreatitis kronis dapat menunjukkan peradangan pada scan pencitraan diagnostik, tetapi sebaliknya tidak menunjukkan gejala. Gejala yang biasa timbul dilansir dari Healthline yakni:

  • ·         Rasa sakit di sekitar tubuh bagian atas dan bagian belakang
  • ·         Gangguan pencernaan
  • ·         Mual atau muntah
  • ·         Menurunnya berat badan
  • ·         Kembung disertai dengan perut buncit
  • ·         Cegukan
  • ·         Demam

Selain itu, gejala lainnya bisa juga mengalami steatorrhea, yaitu tinja berlemak yang mengeluarkan bau tak sedap. Pankreatitis yang sering terjadi pada umumnya digolongkan menjadi akut, kronis, dan neokrotikans. Berikut informasinya:

  • a.      Pankreatitis akut

Pankreatitis akut adalah penyebab utama masalah gastrointestinal. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), sekitar 275.000 orang Amerika dirawat di rumah sakit karena pankreatitis akut setiap tahun. Timbulnya penyakit pankreatitis akut seringkali sangat tiba-tiba. Peradangan biasanya hilang dalam beberapa hari setelah perawatan dimulai, tetapi beberapa kasus mungkin memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Pankreatitis akut jauh lebih umum pada orang dewasa daripada pada anak-anak. Batu empedu adalah penyebab utama terjadinya pankretitis akut pada orang dewasa. Kondisi ini juga dapat berkembang menjadi pankreatitis kronis, terutama bagi kamu yang merokok secara aktif atau punya kebiasaan mengonsumsi alkohol.

  • b.      Pankreatitis kronis

Pankreatitis kronis adalah peradangan pankreas yang muncul kembali secara konsisten atau terjadi dalam jangka waktu yang lama. Orang dengan pankreatitis kronis dapat mengalami kerusakan permanen pada organ pankreas dan mengalami komplikasi penyakit lainnya.

Pankreatitis dapat merusak sel-sel yang memproduksi insulin yaitu suatu hormon yang dikeluarkan oleh pankreas untuk mengatur jumlah gula dalam darah pada tubuhmu. Hal ini menyebabkan diabetes pada sekitar 45% orang mengalami masalah pankreatitis kronis.

Perlu kamu ketahui bahwa pengguna alkohol jangka panjang menyebabkan sekitar 70% kasus pankreatitis kronis pada orang dewasa. Penyebab lain yang dapat menimbulkan pankreatitis kronis juga bisa disebabkan oleh penyakit autoimun dan genetik, seperti cystic fibrosis.

  1. c.       Pankreatitis nekrotikans

Kasus pankreatitis akut yang parah dapat berkembang menjadi pankreatitis nekrotikans. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko kematian sel karena penyakit. Peradangan dari pankreatitis dapat menyebabkan enzim pencernaan bocor ke pankreas. Tentu saja hal itu menyebabkan kerusakan hingga kematian jaringan, yang menyebabkan pankreatitis nekrotikans.

Pada umumnya dokter akan menyarankan kamu melakukan USG perut atau CT scan untuk mendiagnosis penyakitnya secara lebih rinci. Jika kamu menderita pankreatitis nekrotikans, dokter akan mengambil sampel jaringan yang mati untuk memastikannya tidak terinfeksi.

Namun apabila sudah terinfeksi, kemungkinan perlu minum antibiotik dan juga akan dilakukan pengangkatan jaringan yang sudah mati. Infeksi jaringan mati meningkatkan risiko kematian akibat pankreatitis nekrotikans, sehingga sangat penting untuk mencari pengobatan secepat mungkin.

Oke, itu info yang saya dapat dari gooddoctor.co.id, link info lebih lanjut bisa dilihat di kolom deskripsi. Untuk mengatakan bahwa Sakura mengidap Pankreatitis memang terbilang sulit, karena secara garis besar kita tidak pernah melihat Sakura menunjukkan gejala-gejala seperti yang tertera di awal video. Tapi ada beberapa hal yang membuat saya berpikir kalau Sakura memang benar-benar mengidap Pankreatitis akut.

Pertama Sakura dengan mudah meminum minuman beralkohol di hotel. Salah satu penyebab Pankreatitis adalah penderitanya terlalu banyak meminum minuman beralkohol. Tidak ada penjelasan apakah Sakura memang banyak minum minuman beralkohol tapi melihat fakta bahwa Sakura meminum minuman beralkohol di hotel dengan mudahnya seakan mengindikasikan kalau Sakura sedari dini terbiasa minum minuman beralkohol.

Kedua, tidak ada pantangan dalam makanan. Sakura dan Haruki sempat menghabiskan waktu bersama, makan di restoran Yakiniku. Dan Sakura dengan entengnya memakan semua daging dan jeroan yang ada. Sakura bilang berkat perkembangan teknologi kesehatan, kini ia tidak memiliki pantangan makanan apapun. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau itu adalah sebuah kebohongan kan?

Dari itu semua, skenario yang mungkin menjadi penyebab Sakura mengalami Pankreatitis adalah karena ia putus dengan mantan pacarnya saat ia SMP. Kyouko, sahabatnya Sakura pernah bilang ke Haruki kalau Sakura adalah orang yang sangat rapuh, Sakura bahkan menangis seharian karena putus dengan pacarnya. Jika dan hanya jika, mungkin untuk menghilangkan kegalauannya itu Sakura meminum minuman beralkohol untuk membuat pikirannya tenang, layaknya orang dewasa. Ehh, Sakura malah kecanduan dan akhirnya jadi penyakitan. Ingat, ini hanya teori ngaur yang terus mengambang dikepala saya.

Jadi terlepas dari penyakit apa yang sebenarnya diadap oleh Sakura, tetap penting bagi kita sekalian untuk tetap menjaga pankreas kita tetap sehat agar tidak penyakitan seperti Sakura. Kita bisa mulai menjaga kesehatan pankreas dengan konsumsi beberapa jenis sayuran secara rutin seperti sayur brokoli kukus yang kaya kandungan flavonoid dan apigenin. Selain sayuran, buah-buahan seperti cherry, dan ubi jalar juga sangat baik untuk menjaga kesehatan pankreas karena kandungan anti oksidannya diyakini bisa mencegah kanker pankreas. Dan bila memungkinkan, konsumsi yoghurt juga setiap hari, agar bakteri tetap seimbang pada tubuh sehingga risiko terkena penyakit pankreas dan gangguan pencernaan pun bisa ditekan dengan signifikan.

Akhir Kata Stay Health guys


Nomadland: Apakah suatu kisah terstruktur menjadi tren baru yang menarik atau hanya angin lewat saja?

Nomadland: Apakah suatu kisah terstruktur menjadi tren baru yang menarik atau hanya angin lewat saja?

Nomadland sebagai pemenang best picture Oscar 2021 sudah menerima banyak pujian secara luas karena kisah puitis dan realismnya. Ini adalah sebuah dokumenter: diadaptasi dari buku non fiksi, di mainkan oleh karakter-karakter yang memerankan dirinya sendiri, dan tanpa green screen, semua setting film adalah lanskap nyata dan workplaces. Yang kemudian mengungkap kebenaran dari suatu cerita fiksi yang tidak biasa. Sebenarnya ini bukanlah ide baru, tapi film ini yang kemudian kiranya memberi energi bagi sinema Amerika.

Film lainnya yakni Bloody Nose, Empty Pockets merupakan hal yang nyaris serupa. Film ini disajikan sebagai film dokumenter fly-on-the-wall dari malam terakhir pada suatu bar di Vegas, tapi faktanya setting barnya sendiri berada di New Orlens. “Pelanggan tetap” dari bar itu kemudian diundang menjadi pemeran di film itu. Bloody Nose, Empty Pockets diputar di Sundance Film Festival sebagai bagian dari kategori nonfiksi, tapi itu tidak sepenuhnya benar. Si sutradara memiliki kategorinya sendiri: yakni “Non-Biner”. Karena saya rasa bila film ini dianggap sebagai film fiksi, maka penonton harus menonton film ini melalui sudut pandang lain.” Kata wakil sutradara Bill Ross. “Tapi Jika Kamu menayangkannya sebagai film nonfiksi, itu hanya akan membuat orang heran. Tidak ada jalan tengah yang benar-benar benar.”

Jalan tengah yang serba berantakan ini mengambil banyak hal: mulai dari neorealisme Italia hingga Abbas Kiarostami, Mockumentaries hingga footage-footage horror yang ditemukan. Film-film Chloe Zhao sebelumnya, Songs My Brothers Taught Me dan The Rider, juga mengaburkan garis drama/dokumenter dengan efek yang luar biasa. Nomadland juga mengingatkan kita pada Alma Harel pada tahun 2011 milik Bombay Beach yang banyak diselingi tarian surealis. Atau film konyol jenaka yakni Borat yang mengadopsi orang-orang nyata ke dalam narasi mereka. Sekali lagi, hasilnya mengungkapkan sisi Amerika yang belum pernah kita lihat sebelumnya, dan dalam kasus Rudy Giuliani, mungkin ia tidak pernah menginginkannya.

Kita hanya kurang percaya diri. Pada tahun 1980, Ruggero Deodato, sutradara film Cannibal Holocaust harus membuktikan di pengadilan bahwa ia tidak benar-benar membunuh siapapun yang terlibat dalam film itu. yahh faktanya, kita tidak benar-benar tahu apa yang kita dapatkan.

Ketika kalian memikirkannya, Nomadland benar-benar sangat dekat dari acara “Kenyataan yang terstruktur” seperti Made in Chelsea atau Keeping Up With the Kardashians. Atau memang, The Apprentice, yang kejujurannya di atas panggung membantu menyakinkan orang-orang bahwa Donald Trump adalah orang yang kompeten dan waras. Mungkin mengaburkan batas antara fiksi dan non fiksi memunculkan sejumlah konsekuensi. Yahh gua sendiri cukup suka kalau kebenaran ditaburi bumbu fiksi, tapi gua gak pernah suka kalau fiksi dianggap sebagai suatu kebenaran. Karena memang fiksi is hoax.

News Of The World: Kerugian Ketika Menjadi Orang Suci Nan Jujur

News Of The World: Kerugian Ketika Menjadi Orang Suci Nan Jujur

Kalian tentu tahu apa yang akan kalian dapatkan bila kalian menonton suatu film/series dimana Tom Hanks berperan di dalamnya. Tentunya film/series itu menyajikan kisah hangat yang dibawakan hingga masuk ke dalam pikiran kita. Belakangan ini Hanks terus-terusan berperan sebagai “good guy”. Pahlawan berprinsip yang hanya mau melakukan hal yang benar, entah dalam kasus ini memimpin pasukannya ke dalam pertempuran atau maju dalam misi penyelamatan, mendaratkan pesawat yang lepas kendali atau mengusir bajak laut Somalia. Ya sudah banyak kali Tom Hanks berperan sebagai kapten. Peran ini yang kemudian menasbihkannya sebagai “the most trusted person in America”.

Dalam film News of the World, Tom Hanks berperan sebagai veteran perang saudara yang berpikiran liberal. Ya, Tom Hanks berperan sebagai kapten lagi, yang menjadikan surat kabar sebagai bisnis dengan membacakannya kepada orang-orang Texas yang haus informasi. Di perjalanan ia menemukan seorang gadis yatim piatu yang diculik oleh suku asli Amerika, sebagai Tom Hanks dia pasti tidak akan menjual atau membunuh gadis itu. Yang pasti kita tahu, dia akan membawa si gadis bersamanya selagi terus mengembangkan ikatan ayah-anak dan menunjukkannya kepada kita. Ada banyak hal yang dapat direkomendasikan dari film News of the World, tapi dengan Tom Hanks sebagai pemeran utamanya, tentu ada beberapa kejutan. Rasanya sudah lama sekali sejak dia tidak memerankan karakter yang mirip dengannya seperti Andrew Beckett di Philadelphia, atau bahkan Forrest Gump. Dia bukan lagi seorang aktor tapi ikon.

Kondisi ini yang juga terjadi pada berbagai aktor kawakan. Sebut saja James Stewart yang menjadi ikon kesopanan Amerika. Atau Michael Caine yang sungguh luar biasa pada karakter yang diperankannya. Dan kini Tom Hanks yang secara samar-samar menjadi lawan dari tipe peran yang akan dimainkannya pada biopik Elvis Presley yakni manajer Elvis, Tom Parker yang jauh dari teladan kebajikan. Saat syuting di Australia tahun lalu, Hanks terjangkit virus corona, dia lah selebriti pertama yang mengungkapkan hal ini secara publik. Dia menanganinya seperti yang diharapkan, yakni dengan kejujuran dan kerendahan hati. Dunia pun membalas cintanya. Dia praktis menjadi orang suci nan jujur, seperti David Attenborough atau Dolly Parton.

Ikon memiliki kegunaannya sendiri, utamanya di saat yang sulit ini. berita dunia seakan tergambarkan dalam film ini. karakter Tom Hanks melawan mereka yang berpegang teguh pada keyakinan supremasi kulit putih, dan menolak tuk menerima legitimasi presiden baru mereka yakni Ulysses S Grant. Lebih dari sekadar membacakan berita, Hanks menyesuaikannya dengan apa yang menurutnya perlu di dengar oleh audiesnya, menambahkan beberapa sentimen pemersatu, dan semua yang berasal darinya itu artinya sesuatu.

Masih ada waktu bagi Tom Hanks mengejutkan kita dengan peran yang benar-benar subversif: misalnya sebagai pembunuh berantai, atau serigala berbulu domba, tapi mungkin yang terbaik bagi kita semua adalah dia tidak menjadi karakter itu. karena pada tahap ini, mungkin saja hal itu akan mengubah tatanan yang sudah ada.

Minari – kisah yang menempatkan identitas di urutan kedua.

Minari – kisah yang menempatkan identitas di urutan kedua.

Tidak seperti Crazy Rich Asians dan the Farewell, Minari menghindari narasi benturan budaya dan berfokus pada tema yang lebih universal.

Drama penuh perasaan milik Lee Isaac Chung yakni Minari memecahkan rekor representasi Asia-America pada gelaran Oscar 2021, lebih dari setahun setelah tepuk tangan meriah yang didapatkan Minari pada Sundance Film Festival, Minari hadir sebagai successor dari Crazy Rich Asians dan The Farewell.

Ketiga film tadi telah menjadi titik balik dari orang-orang Amerika keturunan Asia yang mencari representasi mereka di layar lebar, dan Minari menghadirkan nuansa yang lebih baik dengan kisah kekeluargaan yang diusung.

Di saat Crazy Rich Asians dan The Farewell menggunakan keluarga sebagai background, sementara fokus utama di tonjolkan pada budaya dan identitas asia mereka, Minari justru membalik konsep itu. film ini jauh mengedepankan perjuangan keluarga, sementara identitas dan budaya ditempatkan di posisi setelahnya. Oleh karena itu, film ini jadi lebih terasa membumi dan dapat di nikmati oleh khalayak ramai.

Minari berkisah tentang keluarga Yi, dimana sang suami yakni Jacob pindah rumah bersama istrinya, Monica dan kedua anaknya yaitu Anne dan David dari California ke pedesaan Arkansas pada tahun 1980-an. Di sana, Jacob berharap bisa mewujudkan impian amerikanya yakni bisa membangun ladang pertanian khas korea.

Adegan pertama film ini adalah close up kepada anggota keluarga Yi saat mereka melewati pedesaan menuju rumah baru mereka. Tanpa suara, kecuali piano melankolis yang adalah soundtrack dari film ini. dialog pertama dari Minari muncul di saat Monica keluar dari mobil, dan bergumam kecewa saat melihat rumah yang dibeli Jacob- hal ini yang kemudian menggambarkan konflik batin antara ekspektasi pribadi dan keluarga.

Adegan itu jauh dari adegan rasis staf hotel, atau bertukar kebodohan antara nenek kulit putih yang menggunakan bahasa mandarin dengan sangat kaku. Opening scene yang membuat Crazy Rich Asians dan The Farewell tidak sama baiknya, dengan protagonis yang putus asa memahami dirinya apakah ia seorang asia atau amerika.

Minari tidak seperti itu. Film ini dengan jelas menggambarkan kalau keluarga Yi adalah keluarga hasil akulturasi budaya antara Asia dan Amerika, dan hasilnya, Minari tidak menghabiskan banyak usaha untuk memperjelas hal yang sepatutnya tidak perlu dilakukan seperti yang dilakukan Crazy Rich Asians dan The Farewell. Jacob dan Monica banyak berdebat tentang arah keluarga dan pernikahan mereka, bukan tentang cara beradaptasi dengan tetangga kulit putih mereka.

Ya walaupun begitu, Minari tidak sepenuhnya menghindari konflik antar budaya. Ketika ibunya Monica yakni Soon-ja datang dari Korea dan mulai tinggal bersama mereka, David memberontak dan mengeluh kalau Soon-ja berbau korea. Namun hubungan antara Soon-ja dan David hanyalah subplot saja, bukan main course nya. Apalagi bentrok antara David dan neneknya berakhir begitu mesra dan menghangatkan.

Dalam sebuah wawancara dengan Deadline, Lee Isaac Chung mengatakan bahwa dia ingin filmnya harus mulai bergerak dari masalah rasisme dan mulai fokus pada ekplorasi hambatan dan asimilasi dalam keluarga – sebagai lawan dari lintas budaya, dan menurut gua film ini adalah sebuah keajaiban dunia  sinema.

Karena Minari menghindari benturan budaya, gua merasa terbebaskan untuk menikmati drama keluarga yang disajikan, dan mendalami setiap karakter sebagai manusia secara umum tanpa memandang asal usul mereka. Meski gua orang Indonesia tulen dan buta bahasa korea, tapi Minari dari awal hingga akhir terus mendongeng ke gua. Melihat Jacob Yi dalam beberapa kesempatan gua kayak ngeliat perawakan Walter White nya Breaking Bad, yang pada dasarnya orang Amerika tetapi tetap cocok untuk penonton dari Kolombia hingga Iran sekalipun.

Film yang mengorbankan universalitas demi identitas tidak memberikan daya tarik yang sama bagi gua. Film-film semacam itu menimbulkan ekspektasi berlebih seputar nilai keterwakilannya, yang kemudian menjadi mustahil untuk dipenuhi. Penonton membutuhkan lebih banyak film seperti Minari, yang menceritakan kisah universal dan kebetulan pemerannya adalah keturunan Asia-Amerika. Mungkin saja nanti akan ada film problematika Amerika yang diperanin sama orang Sunda-Jawa. Let’s just keep that in our dream guys hahahahaha.

Minari bukanlah kisah universal pertama yang memiliki pemeran Asia-Amerika. Namun Minari adalah yang pertama memberikan rasa nikmat berupa rasa acceptable dari kritis yang begitu kuat, dan ini telah memberi cahaya baru bagi mereka yang akan mulai membuat film seperti ini. yang kemudian membuat Golden Globes tampak usang dan kolot karena memblokir film non-inggris dalam kategori best pictures mereka.

Mank: Sebuah Harapan Terakhir Dari Sebuah Film Yang Tidak Pernah Bisa Sehebat Orson Welles

Mank: Sebuah Harapan Terakhir Dari Sebuah Film Yang Tidak Pernah Bisa Sehebat Orson Welles

Gua bertanya-tanya apakah ada yang salah dengan pola piker gua. Apakah dunia bisnis sudah mengarah ke arah yang tidak pernah gua duga? Apakah David Fincher atau mungkin Netflix benar-benar berpikir bahwa penonton akan peduli dengan pemilihan gubernur California tahun 1934, atau kenapa dia dengan PD memercayakan karakter Orson Welles pada Tom Burke yang berusia 39 tahun padahal Orson Welles berusia 25 tahun pada 1940. Kesimpulan awal gua, yahh mungkin film ini dibangun hanya karena duit aja, tanpa adanya passion atau keinginan untuk menuntaskannya dengan benar dan tepat.

Mari kita mulai cerita kali ini dengan Orson Walles. Setelah lulus dari Pendidikan formal pada usia 16 tahun, bocah lelaki asal Kenosha, Wisconsin itu melejit. Pada tahun 1938, dia terkenal dan disukai. Dia ikut mendirikan Mercury Theater bersama rekannya, John Houseman. Dengan kapasitas itulah, di tahun yang sama melalui siaran radio The War of the World yang ia beritakan, ia berhasil membodoh-bodohi orang-orang New Jersey kalau bumi sedang diserang zombie dari mars.

Welles banyak ditawari berbagai pekerjaan oleh Hollywood untuk membuat film, hampir semua jenis film dan dibuat dengan caranya sendiri. Dia tahu segalanya, karena dia adalah seorang maestro. Tapi di klub yang penuh berisi orang-orang paranoid? Welles adalah orang yang dibenci, ditakuti, dan dicemburui.

Dengan gagah berani dia mengambil tantangan, di beri tanggung jawab penuh untuk debut filmnya, namun dia tidak bisa memutuskan apa yang harus dilakukan, atau bagaimana menulisnya. Dia menjadi frustasi dan dilemma, dan Welles dikenal sebagai seorang anak laki-laki berbadan besar yang temperamental dan menakutkan. Ada perkelahian sengit antara Orson Welles dan John Houseman di restoran Chasen.

Orson Welles tak ingin John Houseman menjadi orang menulis cerita filmnya. Welles mencari pengganti Houseman dan ia berpikir nama Herman J Mankiewicz sebagai penulis scenario yang cocok untuk filmnya. Mank berusia 43 tahun kala itu. Dia seorang yang brilliant, namun pemabuk berat. Karya terbaiknya adalah Citizen Kane dan dia tidak pernah bisa melahirkan kaya yang lebih hebat dari itu. Namun ia begitu tertarik pada skema film Amerika yang selalu diusung, sama seperti betapa ia terpesona dengan kekanak-kanakannya Orson Welles.

Orson penuh dengan ide hebat, tapi ia berpikir kalau naskah filmnya akan jauh lebih baik kalau tidak ada keterlibatannya. Mank mengalami kecelakaan mengemudi, dengan satu kaki yang patah mengharuskan ia tetap berada di tempat tidur. Kesepakatan pun dibuat, mengirim Mank ke suatu peternakan terpencil dengan seorang sekretaris yang akan menemaninya selama ia membuat naskah di peternakan itu.

Houseman selaku produser filmnya setuju, gua merasa satu-satunya alasan Houseman menyetujui keinginan Welles karena satu alasan yakni kelicikan, bahwa seluruh pencapaian hebat dari film ini semuanya akan ditumpukan pada Orson. Belakangan diketahui bahwa ada campur tangan William Randolph Hearst di Citizen Kane. Tapi gagasan tentang bakat yang mempesona dan sombong – adalah cerminan dari ego Orson yang meledak-ledak. Dan dia tahu bahwa tidak ada yang mengenal pria itu lebih baik daripada Jack Houseman.

Akan ada perdebatan sengit tentang siapa yang menulis apa: karena Orson dan Mank sama-sama saling berbagi pujian pada kredit filmnya sebagai penulis Citizen Kane. Argumen tentang siapa penulis aslinya terus berlanjut karena dari tiga orang itu seakan sedang bermain catur dan berpura-pura menjadi manipulator.

Sebagai gantinya, Fincher menghabiskan waktu dua jam di Mank dengan hal-hal yang tidak penitng – kilasan balik yang lemah, membingungkan, dan melelahkan tentang seperti apa Hollywood di akhir tahun 1930-an, alih-alih penjelasan tentang bagaimana film subversive sekelas Citizen Kane bisa lahir.

Senin, 12 Juli 2021

Judas and the Black Messiah: mitos FBI sebagai biro penegak hukum terbaik pun runtuh

Judas and the Black Messiah: mitos FBI sebagai biro penegak hukum terbaik pun runtuh

Film drama terbaru Hollywood berjudul Judas and the Black Messiah berlatar di akhir tahun 1960-an, di masa ketika FBI menyebut Black Panther sebagai “The Greatest threat to internal security of the country”. FBI berusaha untuk menetralisis para Black Panther dengan cara apapun yang bisa mereka lakukan, mulai dari infiltrasi, pengawasan, dan pada akhirnya pembunuhan pada Fred Hampton sosok “The Black Messiah” itu sendiri yang dengan luar biasa di perankan oleh Daniel Kaluuya. Menurut J Edgar Hoover, FBI adalah pelindung masyarakat Amerika Serikat, tapi bagi banyak komunitas negro, FBI adalah ancaman.

Selama beberapa dekade ini, Hollywood selalu menampilkan FBI sebagai polisi Amerika terbaik, sesuai moto mereka “Fidelity, Bravery, Integrity”, dan tidak sulit untuk mencari tahu alasannya. J Edgar Hoover adalah dalang dari citra FBI ini. G-Men rilisan 1935 adalah contoh dari film gangster yang pro pemerintah. Atau series The FBI Story pada tahun 1959 yang menjadi pencapaian terhebat seorang Mervyn LeRoy. Hoover sebagai temannya LeRoy secara personal meminta reshoot beberapa scene yang dia tidak sukai dan mendorong James Stewart sebagai pemeran di film tersebut menunjukkan sifat seorang G-Men yang atletis, lurus, putih, dan jantan.

Hal ini membantu Hoover menyimpan beberapa file dari bintang-bintang terkenal Hollywood seperti Charlie Chaplin, Marilyn Monroe, dan Orson Welles. Siapa yang tahu apa-apa saja yang dimilikinya? Ketika Hoover mengetahui sebuah lelucon yang meremehkan dirinya dan FBI pada film The President Analyst rilisan 1967, tak lama film itu lalu menghilang dari bioskop. Dan mari lihat apa yang terjadi pada Jean Seberg. Setelah dia mendukung Panthers, FBI menyadap dan mengintimidasi aktor tersebut, bahkan menyebarkan rumor palsu tentang kehamilannya. Dia pun bunuh diri pada 1979.

Bahkan setelah rezim Hoover berakhir, Hollywood masih menunjukkan FBI sebagai wujud polisi terbaik dan heroik. Dari karakter Clarice Starling di film The Silence of the Lambs hingga Mindhunter nya Netflix. Bahkan film biopik J Edgar Hoover berjudul J Edgar yang dimainkan bintang sekelas Leonardo Di Caprio dan Clint Eastwood pun tampak lebih tertarik pada seksualitas Hovver yang tertindas daripada rasismenya. Di lain sisi pada Mississippi Burning yang disutradari Alan Parker pun FBI di lukiskan sebagai penyelamat hak-hak sipil yang direbut oleh Ku Klux Klan.

Sekarang kita bisa melihat koin dari sisi yang berbeda. Sebuah inti sari untuk Judas and the Black Messiah adalah dokumen terbaru MLK/FBI yang merinci berapa lama FBI telah menyabotase gerakan Marti Luther King. Film Seberg yang diperankan Kristen Stewart menunjukkan betapa tidak adilnya FBI dalam memperlakukan orang yang pro pada panthers, dan mulai dari titik itu adalah tanda bahwa industri perfilman Hollywood akhirnya dapat mengambil alih kendali. Dengan nada yang sama The United States vs. Billie Holiday karya Lee Daniels merinci kembali tentang penganiayaan si penyanyi kondangan itu oleh biro narkotika mitra FBI dalam upaya pencegahan. Tentu FBI juga telah berbuat baik dengan berurusan tentang urusan Klan, tetapi rasanya sangat sulit untuk tidak mengeluh tentang bagaimana subjek investigasi itu tidak pernah berubah.

I Care a Lot: Sistem Perwalian yang Terasa Lebih Dekat Daripada yang Dikira.

I Care a Lot: Sistem Perwalian yang Terasa Lebih Dekat Daripada yang Dikira.

Film ini sepenuhnya fiksi tapi kisahnya terasa akrab dengan ribuan warga Amerika yang orang tuanya terperangkap oleh program perwalian. Banyak yang angkat bicara tentang rasa tidak berdaya mereka menghadapi sistem yang penuh dengan penyalahgunaan, pengabaian, dan eksploitasi yang didorong oleh keuntungan dari orang-orang yang rentan.

Opening scene dari I Care a Lot misalnya, cocok dengan kisah Doug Franks. Ketika ia dan saudaranya, Charles tidak setuju saat ibu mereka yang berusia 89 tahun harus menjalani sistem ini, perselisihan ini yang kemudian membuat hakim menunjuk salah satu perusahaan perwalian untuk mnegambil alih perawatan ibunya. Dan itu adalah awal dari empat tahun mimpi buruk yang mereka jalani.

Franks mengatakan bahwa masa kunjungannya dibatasi hanya beberapa jam saja.

Sistem perwalian seperti ini menggambarkan hubungan hukum yang dibuat oleh pengadilan antara wali dalam hal ini anggota keluarga atau seorang yang ditunjuk secara profesional dan orang yang biasanya berusia lanjut dan dianggap kurang mampu dalam menjaga dirinya sendiri. Wali memiliki kekuatan yang luar biasa, sering kali memutuskan di mana orang tersebut harus tinggal, berapa banyak akses yang harus dimiliki anggota keluarga lain, kapan harus mencari perawatan medis dan bagaimana menggunakan tabungan pensiun mereka.

Karen Buck, direktur eksekutif SeniorLAW Center Pennyslvania berkata, “Amerika adalah negara yang datang untuk mengambil segala keputusan paling mendasar tentang Anda, hak Anda untuk otonomi dan memberikan keputusan itu kepada orang lain yang mungkin sama sekali asing bagi Anda. Jadi ini adalah tindakan yang sangat drastis dan tidak bisa mendapatkan banyak perhatian hingga terjadi krisis atau skandal.”

Hal ini adalah refleksi bahwa orang lanjut usia kurang dihargai di Amerika.

Dalam film I Care a Lot, Grayson adalah seorang wali hukum yang tidak bermoral. Dia ditunjuk oleh pengadilan untuk menjadi wali dari banyak lansia dan menipu klien-klien nya itu dan menjebak mereka dalam perawatannya. Dia membagi dunia ini menjadi dua golongan yakni golongan predator dan mangsa dan tentunya ia adalah seorang predator. Meskipun film ini yang dibintangi oleh Peter Dinklage dan Eiza Gonzalez kemudian beralih ke wilayah dark thriller tapi premis awalnya datang dari suatu kenyataan pahit.

Sam Sugar, founder dari organisasi American Against Abusive Probate Guardianship, mengatakan “Saya telah melihat pratinjau dan secara akurat menggambarkan apa yang dilakukan seorang wali dalam menjalankan tugasnya. Bagaimana mereka bertindak dengan hak multak, apapun akan ia lakukan selama klien senang dan dia menang dan itu artinya mereka mendapatkan uang dari orang yang mereka lindungi.”

“Ini adalah fenomena yang mencengangkan. Saya terkejut ketika mengetahuinya 10 tahun yang lalu, dan 99% dari Amerika dan 99% dari dunia sama sekali tidak tahu betapa berbahayanya hal ini dan betapa mudahnya mereka terjebak di dalamnya.”

Dia mencatat kasus Rebecca Fierle-Santoian yang pada suatu waktu memiliki 450 perwalian di Florida, tahun lalu ia ditangkap atas tuduhan pelecehan dan penelantaran menyusul kematian seorang pria berusia 74 tahun di bawah perwaliannya di Tampa. Penegak hukum setempat mengatakan dia telah memperoleh perintah untuk menutup selang makanan pria tersebut, dan mengabaikan dokter yang mengatakan kepadanya bahwa hal ini mungkin akan menyebabkan kematian bagi si pria.

Sugar, penulis Guardianships and the Elderly: The Perfect Crime dan salah satu pengkritik sistem ini melanjutkan: “Apa yang terjadi dalam kasus-kasus ini adalah litigasi, mengisolasi, mengambil harta warisan, dan mengkremasi klien. Dengan kata lain, si wali mengidentifikasi, atau telah mengidentifikasi klien sebelumnya atau mungkin kata yang tepat adalah “calon korban”, lalu si wali pergi menghadap ke hakim dan hakim memulai proses penilaian ketidakmampuan si klien. Semuanya dilakukan secara rahasia, tidak ada yang membagikan informasi apapun.”

“Orang yang terpengaruh atau keluarga si klien terkadanag tidak mendapat pemberitahuan sama sekali bahwa hal ini terjadi, dan pada saat mereka menyadarinya, sudah terlambat bagi mereka untuk menyewa pengacara. Seluruh sistem hanya didasarkan pada satu hal dan itu adalah transfer kekayaan. Tak seorang pun di sistem pengadilan yang peduli dengan orang-orang lansia, dan jika Anda mencoba melawan sistem ini, maka Anda akan bangkrut.”

Dia menambahkan: “Para lansia dilucuti hak-haknya: setiap sen, setiap aset, setiap kepemilikan, setiap rekening. Semuanya berada di bawah kendali wali yang tidak terawasi dan diawasi.”

Di Nevada misalnya, situasinya dulu “sangat mengerikan”, kenang Barbara Buckley, Direktur Eksekutif Pusat Bantuan Hukum Nevada Selatan.

“Dulu kami memiliki satu wali nirlaba yang memanfaatkan individu atau keluarga targetnya, dia berperilaku seakan-akan seorang predator. Dia akan mengetuk pintu orang dan mengatakan sekarang ada perwalian yang ditempatkan padanya dan dia akan membawa si targetnya itu keluar rumah mereka yang indah, lalu menjual semua barang berharga mereka dan menempatkan mereka di tempat yang mereka, atau dengan kata lain, mengisolasi mereka.”

“Dan kemudian ketika anggota keluarga mengetahuinya, mereka akan menggugatnya namun si wali ini sangat licik. Ia akan berkata bahwa anggota keluarga si target punya masalah dengan mengontrol amarah atau memiliki masalah dengan narkoba. Dan kemudian entah bagaimana hal selanjutnya yang terjadi si wali lah yang menang.”

Kembali pada kisah Franks, bagaimanapun, akhirnya ia memenangkan kebebasan atas ibunya meskipun hal ini menyebabkan ia kehilangan $200.000 dan sebagia besar digunakan untuk membayar pengacara walinya.

Grand Theft Auto V: Dunia Virtual yang Terkenal dengan Kekerasannya, Menjadi Tempat Aman untuk Mengatasi Kesedihan.

Grand Theft Auto V: Dunia Virtual yang Terkenal dengan Kekerasannya, Menjadi Tempat Aman untuk Mengatasi Kesedihan.

Bukan karena keindahan San Andreas yang ciamik bila kita melihatnya dari puncak gunung Chiliad. Bukan karena desau kereta gantung. Bukan karena kabut yang menyelimuti lembah di bawahnya, atau sinar matahari yang masuk ke sela terkecil di kala terbit, dan juga bukan karena jurang tebing yang menjulang tinggi.

Pada ketinggian 2.619 kaki di atas permukaan laut. Grup kami yang terdiri dari lima orang semuanya terpaku pada apa yang Awan ceritakan. (Awan bukanlah nama asli), Awan adalah seorang player GTA Online yang sangat sederhana, dia membagikan kisah pribadi tentang ibunya yang kecanduan alkohol dan bagaimana ibunya tewas ketika dia meninggalkan bar lokal pada suatu malam dan bagaimana dia juga terus berjuang melawan depresi dan kecemasan sejak saat itu.

Berbeda dengan kebanyakan orang yang menghabiskan waktunya di dunia virtual GTA Online untuk bersenang-senang, Awan adalah sedikit dari beberapa orang yang menggunakan dunia GTA Online sebagai tempat yang aman untuk mendiskusikan tentang kesehatan mental.

“Ibu saya memilih alkohol daripada kesehatan dan keluarganya sendiri. Dia bercerai dengan ayah saya dan kecanduannya pada alkohol pun makin parah. Adik saya dan saya tidak pernah menyadari masalah ini karena dia tidak pernah minum di rumah ataupun di tempat kerjanya.”

Grand Theft Auto V diluncurkan pertama kali di konsol PS3 dan XBOX 360 pada akhir 2013 dan tiba di PC pada April 2015. Dalam game ini, player akan memainkan 3 karakter dengan watak berbeda yakni Michael, Franklin, dan Trevor dalam Single Mode. Sementara itu, game ini juga menawarkan Multiplayer mode dimana player bisa menkustomisasi karakternya sendiri dan menjadi bagian dari dunia GTA Online.

Di dunia GTA Online, player diharuskan bersikap selayaknya mereka benar-benar hidup di dunia nyata. Dimana setiap mereka melakukan tindakan kriminal maka mereka akan benar-benar dikejar oleh polisi. Walau demikian, setiap misi yang dibalut pada GTA Online selalu hadir dengan sisi kriminalnya sendiri dan memaksa player untuk saling membantu satu sama lain agar terlepas dari kejaran polisi. Inilah poin dimana hubungan antar player di GTA Online terbangun.

“Saya tidak pernah melupakan telepon malam itu, ibuku terhuyung-huyung keluar dari bar dan ditabrak mobil. Dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian, dan itu benar-benar memicu depresi dan kecemasan dari diri saya sendiri. sudah tiga tahun semenjak peristiwa itu dan saya telah mengikui berbagai konseling terapi perilaku, dan pengobatan antidepresan. Walau belum 100% sembuh, tapi saya akan mencapainya.”

Awan menceritakannya pada kami semua yang bergabung dengannya dalam suatu bar di puncak gunung Chilliad. Suatu cerita yang terhitung pribadi dan sensitif. Ini adalah bentuk lain dari dunia game dimana GTA Online yang memaksa player untuk melakukan pencurian, pembunuhan, perdagangan narkoba, dan berbagai perilaku buruk lainnya rupanya memiliki sisi yang bisa membuat orang lain terbantu psikisnya. Bukan hanya Awan, seseorang bernama Tegar juga menceritakan masalahnya tentang dunia perjudian yang sebenarnya.

Dimana yang paling buruk dari dunia judi adalah saat kita sudah kecanduan dengan hal itu, semua bentuk judi selalu ingin kita coba mulai, dari judi bola, dart, hingga pacuan kuda kita jajal demi kepuasan pribadi semata. Di bukit Vinewood Hills pun Luna mengisahkan tentang dirinya dan narkoba. Kakak iparnya bunuh diri beberapa tahun yang lalu, dan sejak saat itu ia menghabiskan banyak waktunya untuk menahan rasa sedih, kehilangan dan disfungsi dengan keluarganya, berikutnya dalam suatu pesta narkoba yang ia ikuti, perlahan ia mulai terbebas dari rasa sedihnya tapi kemudian hal itu justru berujung pada inisiatif untuk melakukan hal yang sama dengan kakak iparnya yakni bunuh diri.

Luna tidak menganggap dirinya sebagai pecandu narkoba, tapi dia mengakui bahwa dia melakukan lebih banyak hal yang merugikan daripada menguntungkan dirinya dan juga kepada orang lain. Sama seperti yang lainnya, pengakuan Luna itu mentah, sepenuh hati, dan menyenangkan. Terkadang pembahasannya pun mulai merambah ke hal lain seperti olah raga, video game, hewan peliharaan, keluarga, atau ketertarikan pada suatu hal dimana mereka menemukan orang lian yang juga suka dengan hal itu.

Di lain sisi, saya percaya bahwa masalah kesehatan mental adalah masalah yang harus ditangani oleh seorang profesional yang berkualifikasi, namun di lain sisi perasaan di saat kita menyampaikan masalah kita pada orang lain begitu membantu diri kita pribadi dan rasa lega pun hadir ketika kata-kata dorongan dan simpati dari orang-orang sekitar datang dengan uniknya pada kita. 

Disney Cruella Memperlihatkan Kembali Para Penjahit Punk yang Mulai Terabaikan

Disney Cruella Memperlihatkan Kembali Para Penjahit Punk yang Mulai Terabaikan

Ada saatnya bila gua melihat sosok Cruella maka gua akan langsung sebel sendiri. Dari semua subkultur yang dibajak oleh Disney, punk London tahun 70-an pasti yang paling aneh. Kok bisa perusahaan yang memfokuskan dirinya untuk konten anak-anak mengambil punk sebagai tema film terbarunya?

Nah, Apa konsep punk itu sebenarnya masih memiliki arti di tahun 2021? Dirilisnya Cruella sebagai film blockbuster yang disaring melalui kompromi senilai 200 juta dollar, dan melahirkan secara naluriah film punk yang terkesan lebih punk daripada film lainnya. Dan inilah Cruella.

Muncul pertanyaan kenapa film Cruella mengambil konsep punk? Jawaban paling pas menurut gua yahh karena Joker. Film karya Todd Phillips itu telah meletakkan dasar baru untuk kelahiran karya lainnya di taman hiburan yang menggelikan dan penuh kehancuran. Dan tetap saja. Betapa sinis atau serampangnya mereka, Disney kini telah menemukan versi punk yang menurut mereka bisa terjual lebih banyak dari karya-karya lain selama bertahun-tahun.

Karena timeline kemunculan punk diturunkan dari NME, majalah harian yang banyak tersebar di kedai kopi Inggris. Namun bagian punk hanya diperlakukan selayaknya catatan kaki alias tidak pernah menjadi headline utama. Sedangkan dalam Cruellanya Emma Stone, baik dirinya dan pakaiannya sama-sama menjadi pusat perhatian, seperti yang memang seharusnya.

Menyebarnya punk di Inggris lebih banyak disebabkan oleh gaya fashionnya, bukan lagu-lagunya. Viv Albertine, adalah seorang penulis terkenal, tapi sebelum itu ia pernah menjadi gitaris di the Slits pada tahun 1977, sebuah grup band punk di London. Bertahun-tahun kemudian ia ditanya bagaimana music punk sudah mengilhami apa yang ia kenakan. Dan ia menjawab “itu sebaliknya”. Kehadiran punk sudah menjadi blueprint baginya dan kawan-kawannya untuk melahirkan lagu-lagu The Slits yang galak dan garang.

Dan Cruella menandai hal lain yang sangat penting tentang punk: yakni upaya untuk terlahir Kembali. Untuk seorang punk sejati, pakaian bukan hanya sekedar baju yang dikenakan, tetapi tiket untuk mereka bisa menjadi suatu hal yang baru, sesuai desain yang mereka buat sendiri. Ambil contoh Vivienne Westwood, ia dulunya adalah guru sekolah dasar yang sering buat keributan di wilayah Inggris Tengah. Atau Marianne Elliott-Said, seorang remaja Brixton dari ras campuran yang kerap gelisah karena rasnya, namun ia alihkan kegelisahan itu dengan mengenakan dandanan bekas yang lalu memicu pesona baru dari dirinya sebagai Poly Styrene, vokalis X-Ray Spex. Kehidupan Poly Styrene tahun ini juga difilmkan dalam tajuk documenter berjudul I Am a Cliché.

Mengingat Kembali perkara seksisme yang ramai di Inggris pada tahun 70-an, Styrene memberikan pelajaran dari kehidupan punk yang ia jalani bahwa kalian tidak perlu menjadi seperti apa yang orang katakan ke kalian. Dan faktanya di luar sana, banyak film hebat bertema punk yang dipimpin atau diilhami oleh Wanita. Sebut saja Out of the Blue, Breaking Glass, atau We Are the Best!

Namun punk adalah tentang kejutan, dan untuk semua penggiat Disney di luar sana, film blockbuster Cruella dengan jejak sesuatu yang aneh dan tajam dijahit dalam busana yang dikenakannya akan tersebar luas di tontonan 100 juta rumah di seluruh dunia. Semoga kalian semua baik-baik aja.